Kasus Bocah Difabel Surabaya Tewas, Status 2 Siswa di Sekolah Belum Jelas

- Publisher

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak sekolah tempat 2 pelaku perundungan terhadap anak disabilitas hingga tewas buka suara. (Foto: Tangkapan Layar)

i

Pihak sekolah tempat 2 pelaku perundungan terhadap anak disabilitas hingga tewas buka suara. (Foto: Tangkapan Layar)

Bicarasurabaya.com – SDN Medokan Ayu 1 Surabaya buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel yang meninggal dunia. Sekolah menyatakan dua siswanya berinisial K (10) dan F (8), yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, sudah tidak mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Namun, pihak sekolah tidak menjelaskan apakah kedua siswa itu dikeluarkan atau dijatuhi sanksi skorsing.

Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun Threads resmi @sdnmedokanayu1. Dalam pernyataannya, sekolah menyebut telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi sejak 15 September 2026.

Instansi yang dilibatkan antara lain Dinas Pendidikan Kota Surabaya, DP3A PPKB Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya, Pengadilan Negeri Surabaya, dan Dinas Sosial. Masing-masing pihak disebut menjalankan proses sesuai kewenangannya.

Sekolah juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan tidak menoleransi perundungan maupun kekerasan dalam bentuk apa pun.

“Kami berkomitmen untuk mendukung penanganan yang objektif, adil, dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta kewenangan pihak terkait,” tulis pihak sekolah dalam klarifikasinya.

Sekolah turut mengajak masyarakat menyikapi informasi yang beredar secara bijaksana, menghormati proses yang berjalan, serta menjaga privasi anak-anak yang terlibat.

Baca Juga:  Listrik di Surabaya Padam Sampai Pukul 14.00, Cek Lokasi Terdampak

Hingga berita ini ditayangkan, pihak sekolah belum memberikan tanggapan mengenai status keduanya.

Kasus Bocah Difabel Meninggal

Sebelumnya, Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel yang tinggal di Jalan Tambak Medokan Ayu XI, Kecamatan Rungkut, Surabaya, diduga meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan oleh dua anak tetangganya, K (10) dan F (8).

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (12/9/2026) dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Ayah korban, Selaras Abdul, mengungkapkan kesedihannya atas kepergian sang anak yang diduga menjadi korban perundungan hingga berujung kematian.

Baca Juga:  Wagub Jatim Pastikan 261 Korban Dugaan Keracunan MBG di Mojokerto Ditangani Optimal

Polisi sebelumnya mengusut dugaan penganiayaan tersebut dengan mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV. Karena anak-anak yang diduga terlibat masih di bawah umur, penanganan kasus dilakukan melalui mekanisme khusus.

Dalam perkembangan sebelumnya, salah satu anak disebut akan menjalani pembinaan selama enam bulan di Rumah Perubahan di bawah naungan Pemkot Surabaya. Sementara itu, anak lainnya ditempatkan sementara di pondok pesantren atas persetujuan orang tuanya. (BS/za)

Berita Terkait

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah
Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru
14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang
Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Polda Jatim Terjunkan Pasukan BKO, Fokus Padamkan Karhutla di 9 Wilayah
92 Titik Panas Terdeteksi di Tahura R Soerjo, Khofifah Minta Relawan Waspada
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 10.000, 1 Gram Jadi Rp 2,554 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:01 WIB

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Coach Bernarno Tavares memberikan instruksi saat latihan jelang laga Persebaya . (Foto: dok Persebaya.id)

Bicara Sepakbola

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:45 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicara Publik

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:03 WIB

(Foto: Ilustrasi emas Antam/BS)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:45 WIB

terpidana kasus penipuan Nunik Indah Rini ditangkap tim Kejaksaan Negeri (kejari) Surabaya saat makan siang di Surabaya usai menjadi buronan 14 tahun. (Foto: Kejari Surabaya)

Bicara Kota

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:01 WIB

Foto: dok DP3APPKB Kota Surabaya

Bicara Kota

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:43 WIB