Bicarasurabaya.com – PT PLN (Persero) menjadwalkan penghentian sementara aliran listrik di sejumlah wilayah Surabaya Utara, Rabu (24/6/2026). Pemadaman dilakukan untuk mendukung pemeliharaan gardu dan peningkatan keandalan jaringan listrik.
Berdasarkan informasi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Utara dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kenjeran, pemadaman berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 14.00 WIB atau sekitar 4,5 jam.
Sejumlah kawasan yang terdampak antara lain Jalan Bulakbanteng Kidul, Jalan Bulakbanteng Kidul Gang 1, Gang 2, Gang 8, Jalan Bulakbanteng Madya, Jalan Bulakbanteng Wetan, serta wilayah sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PLN mengimbau pelanggan yang menggunakan generator set (genset) selama pemadaman agar memastikan instalasi genset terpisah sepenuhnya dari jaringan PLN demi menghindari risiko keselamatan.
Apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal, pasokan listrik akan dinormalkan kembali tanpa menunggu waktu yang telah ditentukan.
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi atau ingin melaporkan gangguan kelistrikan, PLN menyediakan layanan melalui Contact Center 123, aplikasi PLN Mobile, maupun akun media sosial resmi PLN 123.
Sementara itu, PLN juga menjelaskan bahwa sejumlah gangguan pasokan listrik yang terjadi di beberapa wilayah Pulau Jawa belakangan ini dipicu kendala teknis pada dua unit pembangkit besar. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan kemampuan pasokan listrik sehingga perusahaan menerapkan manajemen beban secara terbatas di sejumlah daerah.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan sistem kelistrikan Jawa tetap beroperasi dan terkendali meski terjadi gangguan pembangkit.
“Untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah,” kata Gregorius.
PLN menyatakan terus mempercepat pemulihan dengan mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain dan melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan listrik. Manajemen beban disebut hanya bersifat sementara dan akan dihentikan secara bertahap setelah kondisi sistem kembali normal.(BS/za)











