Wagub Jatim Pastikan 261 Korban Dugaan Keracunan MBG di Mojokerto Ditangani Optimal

- Publisher

Senin, 12 Januari 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Humas Pemprov Jatim/Ist)

i

Foto: Humas Pemprov Jatim/Ist)

Bicarasurabaya.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan 261 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terdampak dugaan keracunan di Kabupaten Mojokerto telah dan terus mendapatkan penanganan medis optimal.

“Yang paling utama, semua penerima manfaat yang terdampak harus mendapatkan penanganan medis terbaik,” ujar Emil dalam keterangannya yang dikutip, Senin (12/1/2026).

Selain penanganan medis, Emil menegaskan pentingnya penelusuran menyeluruh untuk mengungkap penyebab kejadian. Penelusuran dilakukan mulai dari bahan makanan, proses pengolahan, kebersihan wadah, hingga sistem distribusi.

Menurut Emil, Pemprov Jawa Timur meminta seluruh pihak terkait, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk terlibat aktif dalam investigasi. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur juga diminta mengawal proses tersebut agar akar masalah dapat ditemukan secara jelas.

“Kita ingin gambaran yang utuh agar ke depan sistem bisa diperbaiki dan diperkuat,” katanya.

Emil memastikan seluruh biaya perawatan dan pengobatan korban ditanggung pemerintah. Para korban saat ini dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan di Mojokerto, salah satunya RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari.

Baca Juga:  Hamil Muda, CJH Asal Lamongan Dipulangkan dari Asrama Haji

Ia juga mengimbau masyarakat yang sebelumnya menerima MBG dan mengalami gejala mual, muntah, atau diare untuk segera melapor ke Posko Yankes di Pondok Pesantren Ma’had An Nur, agar mendapatkan penanganan medis yang memadai.

“Jangan ditahan atau hanya diobati sendiri di rumah. Segera lapor agar penanganannya maksimal,” tegas Emil.

Sebelumnya, ratusan pelajar dan santri dari tujuh lembaga pendidikan di Mojokerto dilaporkan mengalami keluhan kesehatan usai menyantap MBG. Makanan yang dikonsumsi pada Jumat (9/1) diketahui berupa soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 di wilayah Kutorejo. Dari jumlah tersebut, 160 santri Ma’had An Nur termasuk yang terdampak.

Baca Juga:  Karhutla Mengancam, Jatim Gelar OMC dan Hujan Turun di 11 Titik

Emil juga mengapresiasi respons cepat seluruh unsur di Kabupaten Mojokerto, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga pihak pesantren, dalam menangani kejadian tersebut.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB