CCTV TPS dan Jalan Utama Surabaya Diperluas, 146 Titik Aktif

- Publisher

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Surabaya memperluas jangkauan kamera pengawas (CCTV) untuk memperkuat pengawasan keamanan di ruang publik. Hingga kini, 146 dari target 179 tempat penampungan sementara (TPS) sudah terpantau.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya, Eddy Christijanto, menyebut 33 titik lainnya masih dalam proses pemasangan. Kendala utama berada pada keterbatasan jaringan fiber optik dan pasokan listrik di sejumlah lokasi.

“Sebagian TPS masih minim infrastruktur pendukung, terutama jaringan dan listrik,” ujar Eddy, Jumat (17/4/2026).

Untuk mengatasi hal itu, pemasangan memanfaatkan jaringan penerangan jalan umum (PJU) serta fasilitas umum lain. Koordinasi juga dilakukan dengan penyedia layanan jaringan agar instalasi bisa dipercepat.

Perluasan pengawasan tak hanya menyasar TPS, tetapi juga pedestrian dan koridor jalan utama. Sekitar 70 pelaku usaha—mulai dari perkantoran, pertokoan hingga pusat perbelanjaan—dilibatkan untuk membuka akses CCTV yang mengarah ke luar area usaha.

Langkah ini ditempuh agar cakupan pengawasan bertambah tanpa harus menambah banyak perangkat baru. Kamera yang mengarah ke jalan akan diintegrasikan ke dalam satu sistem.

Baca Juga:  Lapor Cak Eri Dibuka, Wali Kota Pantau Langsung Keluhan Warga

“Yang diakses hanya CCTV yang mengarah ke luar, seperti jalan dan parkir tepi jalan,” jelasnya.

Proses integrasi saat ini masih berlangsung, termasuk penyelarasan sistem akibat perbedaan merek dan spesifikasi perangkat. Kajian teknis juga dilakukan bersama ITS untuk memungkinkan penggabungan jaringan.

Tahap awal difokuskan di jalur protokol, dari Jalan Panglima Sudirman hingga Jalan Ahmad Yani.

Integrasi awal ditargetkan mulai berjalan pada 1 Mei 2026, dengan penyelesaian bertahap dalam waktu tiga bulan. Nantinya, sistem ini juga terhubung dengan Command Center 112 dan dapat diakses aparat penegak hukum untuk respons cepat di lapangan.

Baca Juga:  Eri Minta ASN Surabaya Tak Terpaku Desil, Verifikasi Bansos Turun ke RT/RW

Perluasan dan integrasi CCTV ini diharapkan meningkatkan pengawasan sekaligus memperkuat rasa aman di ruang publik. (BS/za) 

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB