Karhutla Bromo Tewaskan 4 Orang, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

- Publisher

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi korban meninggal dolakukan warga dan Kapolres Probolinggo (Foto: Ist)

i

Evakuasi korban meninggal dolakukan warga dan Kapolres Probolinggo (Foto: Ist)

Bicarasurabaya.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menewaskan empat orang. Para korban merupakan petugas dan relawan yang terjebak kobaran api serta kepulan asap saat berupaya memadamkan kebakaran, Kamis (15/10) sore.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Bukit Kembang Puncak Sari dan Blok Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura. Selain empat korban meninggal dunia, dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka bakar.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan polisi masih mendalami penyebab kejadian, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau tindak pidana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait adanya unsur kelalaian ataupun unsur tindak pidana, tentu kami harus melakukan pendalaman terkait penyebab pasti,” kata Jules saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).

Kronologi Korban Terjebak Api

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika 12 orang yang terdiri dari petugas Balai Besar TNBTS, anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP), serta relawan dari karyawan hotel setempat menuju titik kebakaran di kawasan Mentigen dan Pusung Lingker.

Baca Juga:  Surabaya Integrasikan Layanan Kesehatan dan Adminduk lewat Bunda Jelita

Mereka berupaya memadamkan sekaligus melokalisasi api yang terus meluas. Namun, medan perbukitan yang terjal dan angin kencang membuat kobaran api cepat merambat serta menghasilkan asap pekat.

Kondisi lokasi dan korban meninggal pasca api berhasil dipadamkan. (Foto: Ist)

Sekitar pukul 13.30 WIB, tim yang berada di luar jangkauan api menerima pesan darurat dari rekan-rekan mereka yang terjebak. Mereka meminta pertolongan karena terkepung kobaran api dan asap.

Saat tim penyelamat tiba, enam orang dilaporkan menjadi korban. Tiga di antaranya meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar. Enam anggota tim lainnya selamat.

Namun, jumlah korban meninggal bertambah menjadi empat orang setelah Hendra Rony Wigayanata (25), petugas TNBTS yang mengalami luka bakar parah, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:  Libatkan Pengusaha, Surabaya Perkuat Pengawasan CCTV Terpadu

“Benar. Ada satu korban lagi yang meninggal dunia,” ujar Jules.

Identitas Empat Korban Meninggal

Berdasarkan informasi yang disampaikan TNBTS, empat korban meninggal dunia terdiri dari dua petugas TNBTS dan dua relawan dari karyawan hotel setempat.

Berikut identitas para korban:

  1. Sukaris (55), petugas TNBTS.
  2. Hendra Rony Wigayanata (25), petugas TNBTS.
  3. Wisnu Yuda Pratama (25), relawan dari karyawan hotel setempat.
  4. Sefriel Ardiansyah (19), relawan dari karyawan hotel setempat.

Sementara itu, dua korban luka lainnya dilaporkan berasal dari unsur MMP dan relawan. Keduanya mendapatkan penanganan medis, dengan perkembangan rujukan ke rumah sakit yang perlu dipastikan kembali berdasarkan data terbaru.

Proses evakuasi berlangsung sulit karena lokasi kejadian berada di medan terjal dan tidak mudah dijangkau kendaraan. Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki bersama tim gabungan bahkan ikut menandu korban secara manual sejauh sekitar dua kilometer.

Baca Juga:  RPH Unggas Surabaya Suplai Ayam untuk 12 SPPG MBG

Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa membenarkan keterlibatan Kapolres dan tim gabungan dalam proses evakuasi tersebut.

“Enam orang selamat, tiga orang meninggal, tiga orang lainnya luka-luka dan saat ini kami baru selesai melakukan evakuasi,” kata Widy saat memberikan keterangan awal mengenai jumlah korban.

Data tersebut merupakan laporan awal sebelum satu korban luka bakar dinyatakan meninggal dunia. Dengan perkembangan itu, jumlah korban meninggal dalam tragedi karhutla Bromo menjadi empat orang.

Polisi bersama tim terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kejadian. Tim Inafis juga disebut diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk petugas yang selamat. (BS/za)

Berita Terkait

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah
Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru
14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang
Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Polda Jatim Terjunkan Pasukan BKO, Fokus Padamkan Karhutla di 9 Wilayah
92 Titik Panas Terdeteksi di Tahura R Soerjo, Khofifah Minta Relawan Waspada
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 10.000, 1 Gram Jadi Rp 2,554 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:01 WIB

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Coach Bernarno Tavares memberikan instruksi saat latihan jelang laga Persebaya . (Foto: dok Persebaya.id)

Bicara Sepakbola

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:45 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicara Publik

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:03 WIB

(Foto: Ilustrasi emas Antam/BS)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:45 WIB

terpidana kasus penipuan Nunik Indah Rini ditangkap tim Kejaksaan Negeri (kejari) Surabaya saat makan siang di Surabaya usai menjadi buronan 14 tahun. (Foto: Kejari Surabaya)

Bicara Kota

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:01 WIB

Foto: dok DP3APPKB Kota Surabaya

Bicara Kota

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:43 WIB