Libatkan Pengusaha, Surabaya Perkuat Pengawasan CCTV Terpadu

- Publisher

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya menggandeng kalangan pengusaha untuk memperluas jaringan kamera pengawas (CCTV) di ruas jalan utama dan kawasan strategis. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat sistem keamanan terpadu sekaligus menutup titik-titik yang belum terpantau.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M. Fikser, mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari sinergi antara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan pelaku usaha yang beraktivitas di sepanjang jalan protokol.

Baca Juga:  Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar, Karyawan Berhamburan

“Pemkot mengajak pelaku usaha ikut menjaga keamanan kota melalui pemasangan CCTV di sekitar tempat usaha,” ujar Fikser dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penguatan sistem keamanan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan sektor swasta dinilai penting untuk memperluas jangkauan pengawasan, terutama di area yang masih menjadi blank spot.

Pemkot Surabaya telah memetakan sebaran CCTV yang ada sekaligus mengidentifikasi titik yang belum terjangkau. Dari pemetaan tersebut, pelaku usaha didorong memasang kamera di lingkungan masing-masing agar dapat terintegrasi dalam satu sistem.

Baca Juga:  Kemiskinan Ekstrem Jatim Turun Jadi 0,29 Persen, Terendah di Bawah Nasional

Fikser menyebut respons pengusaha cukup positif. Sejumlah pelaku usaha menyatakan kesiapan mendukung perluasan jaringan pengawasan tersebut.

Nantinya, seluruh kamera—baik milik pemerintah maupun swasta—akan terhubung secara digital dan dipantau melalui Command Center di Gedung Siola yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya.

Selain itu, Pemkot juga menyiapkan mekanisme berbagi akses pemantauan. Kamera milik pemerintah digunakan untuk memantau kondisi kota secara umum, sementara pelaku usaha dapat mengakses CCTV di sekitar lokasi usaha mereka.

Baca Juga:  Gempa M 5,5 Guncang Pacitan, KAI Sempat Berlakukan BLB

Pemkot Surabaya juga menyiapkan pos terpadu untuk mendukung pemantauan keamanan di berbagai kawasan.

Dengan integrasi tersebut, Pemkot berharap sistem pengawasan kota menjadi lebih luas, responsif, dan efektif dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. (BS/za) 

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB