3 Warga Binaan Lapas Surabaya Diperiksa Terkait Sabu 17,11 Gram

- Publisher

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

i

Foto: Ist

Bicarasurabaya.com – Tiga warga binaan Lapas Kelas I Surabaya di Porong diperiksa polisi terkait penyelundupan 17,11 gram sabu yang digagalkan petugas. Sabu itu diduga hendak dimasukkan ke lapas melalui kemasan ayam goreng.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman mengatakan kasus tersebut kini ditangani Polresta Sidoarjo. Tiga warga binaan yang diduga terlibat telah diserahkan untuk menjalani pemeriksaan.

Selain itu, petugas juga menyerahkan seorang pengunjung berinisial A kepada polisi. A merupakan ibu kandung salah satu warga binaan yang diduga terlibat.

“Yang diminta keterangan oleh penyidik ada tiga warga binaan, termasuk yang diduga sebagai pengirim sabu,” ujar Sohibur kepada suarasurabaya.net, Kamis (8/10/2026).

Kasus ini terungkap saat petugas memeriksa barang bawaan A pada Selasa (6/10). Dalam kemasan makanan berisi ayam goreng cepat saji, petugas menemukan empat paket diduga sabu.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas I Surabaya Anak Agung Gde Joni Purnama Putera mengatakan barang tersebut disembunyikan di dalam kemasan makanan yang akan diberikan kepada warga binaan berinisial B.

Baca Juga:  Laba Bersih SIER Naik 56 Persen pada 2025, Dividen Kembali Meningkat

Selain B, dua warga binaan lain berinisial D dan M juga diduga terlibat. Ketiganya disebut memiliki peran masing-masing dalam upaya memasukkan barang terlarang ke dalam lapas.

Namun, peran dan keterlibatan masing-masing masih didalami penyidik Polresta Sidoarjo.

Penggagalan penyelundupan sabu tersebut menjadi temuan ke-11 yang berhasil dicegah petugas Lapas Kelas I Surabaya sepanjang 2026.

Pihak lapas menyatakan pengawasan akan terus diperketat untuk mencegah berbagai modus penyelundupan barang terlarang, termasuk narkotika dan telepon seluler.

Baca Juga:  Jatim Dominasi SNBP 2026, 7 Tahun Berturut-turut Terbanyak

Lapas juga mengapresiasi sinergi TNI-Polri, khususnya Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, dalam mencegah peredaran narkotika di lingkungan pemasyarakatan. (BS/za)

Berita Terkait

Polda Jatim Terjunkan Ditpamobvit dan Ditlantas ke MotoGP Mandalika
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,565 Juta
Persebaya Masuk Grup G League Cup, Ini Dua Lawannya
Eri Cahyadi Ungkap Alasan 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti
Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Polda Jatim Terjunkan Ditpamobvit dan Ditlantas ke MotoGP Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:07 WIB

3 Warga Binaan Lapas Surabaya Diperiksa Terkait Sabu 17,11 Gram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,565 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Persebaya Masuk Grup G League Cup, Ini Dua Lawannya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Eri Cahyadi Ungkap Alasan 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti

Berita Terbaru

Foto: Ist

Bicara Jatim

3 Warga Binaan Lapas Surabaya Diperiksa Terkait Sabu 17,11 Gram

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:07 WIB

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,565 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:40 WIB

Foto: Persebaya.id

Bicara Sepakbola

Persebaya Masuk Grup G League Cup, Ini Dua Lawannya

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:34 WIB

13 kepala dinas di lingkungan Pemkot Surabaya dimutasi atau diganti selama setahun. Salah satu alasan Wali Kota Eri menggantinya yakni tidak mencapai target pembangunan yang bersinergi.

Bicara Kota

Eri Cahyadi Ungkap Alasan 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:50 WIB