Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat

- Publisher

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: NU Online

i

Foto: NU Online

Bicarasurabaya.com – Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid, putri pendiri Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Pahlawan Nasional KH Abdul Wahab Chasbullah, meninggal dunia pada Minggu (4/10/2026) malam.

Nyai Mahfudhoh wafat pukul 22.25 WIB. Kabar duka tersebut dibenarkan Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq.

Jenazah Nyai Mahfudhoh rencananya dimakamkan di pemakaman keluarga kompleks PP Bahrul Ulum Tambakberas pada Senin (5/10/2026) sore.

“Akan dimakamkan di pemakaman keluarga Tambakberas pada Senin 5 Oktober 2026 ba’da asar,” ujar Gus Rozaq saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).

Keluarga besar Yayasan PP Bahrul Ulum, kata dia, turut berduka atas wafatnya salah satu pengasuh senior pesantren tersebut.

Nyai Mahfudhoh merupakan putri KH Abdul Wahab Chasbullah dan Nyai Sa’diyah atau Rahmah binti Abdul Majid. KH Abdul Wahab Chasbullah merupakan salah satu tokoh pendiri NU yang kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Baca Juga:  Briket Kelapa Antar 5 Siswi SMA Al Hikmah Surabaya Raih Medali Emas Internasional

Dari pernikahan tersebut, KH Abdul Wahab dan Nyai Sa’diyah dikaruniai lima anak, yakni Nyai Machfudhoh, Nyai Chizbiyah, Nyai Mundjidah, KH M Hasib, dan KH M Roqib.

Adiknya, Hj Mundjidah Wahab, pernah menjabat Bupati Jombang periode 2018-2023. Sementara KH M Roqib telah lebih dulu wafat pada akhir Juli 2026.

Semasa hidupnya, Nyai Mahfudhoh mengabdikan diri di dunia pendidikan pesantren. Ia dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Putri Lathifiyah 1 Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Baca Juga:  Stok Pangan Surabaya Aman Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Stabil

Selain mendidik dan membina santri, Nyai Mahfudhoh juga dipercaya menjadi Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.

Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga besar Tambakberas, sekaligus bagi lingkungan pesantren dan NU yang selama ini menjadi bagian dari pengabdiannya. (BS/za)

Berita Terkait

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicara Kota

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:48 WIB

Foto: Ist

Bicara Kota

Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:31 WIB