Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah

- Publisher

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

5 Anggota Polda Jatim ikut menjadi Tentara Perdamaian di Afrika Tengah. (Foto: Humas Polda Jatim)

i

5 Anggota Polda Jatim ikut menjadi Tentara Perdamaian di Afrika Tengah. (Foto: Humas Polda Jatim)

Bicarasurabaya.com – Lima personel Polda Jawa Timur ditugaskan dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah. Sebelum berangkat, mereka menjalani pelatihan intensif hampir empat bulan, termasuk pembekalan bahasa Prancis.

Kelima personel tersebut menjadi bagian dari Kontingen Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA. Mereka yakni Ipda Dwi Adianto, Brigpol Herlambang Priyo Trapsilo, Brigpol Bagus Firmansyah Aditya, Brigpol Farhana Rizka Isnaini, dan Brigpol Wininda Puspita Hapsari Langgeng.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengatakan pelatihan dilakukan melalui program Pre-Deployment Training (PDT) FPU 8 MINUSCA.

Pelatihan dibagi menjadi tiga tahap, masing-masing selama 40 hari, 52 hari, dan 30 hari. Totalnya mencapai 122 hari atau sekitar empat bulan.

“Mereka telah mengikuti berbagai tahapan persiapan untuk memastikan kesiapan yang matang, baik kemampuan individu maupun soliditas sebagai satu kesatuan Formed Police Unit,” kata Jules, Kamis.

Selama pelatihan, para personel mendapat pembekalan taktik dan kemampuan operasional untuk mendukung pelaksanaan misi. Materinya antara lain Police Tactics and Techniques, Public Order Management, Firearms Training, Tactical Driving, hingga fungsi operasional dan logistik.

Baca Juga:  Foto Jukir Dipasang di Rambu Parkir Digital, Warga Bisa Cek Petugas Resmi

Mereka juga dilatih untuk menjalankan sejumlah fungsi khusus, mulai dari personel administrasi, liaison officer, general affair, duty officer, tim medis, SWAT, sniper, hingga instruktur FPU.

Wajib Kuasai Bahasa Prancis

Kemampuan bahasa menjadi salah satu bekal penting sebelum menjalankan tugas. Di Republik Afrika Tengah, bahasa resmi yang digunakan adalah Sango dan Prancis.

Bahasa Prancis banyak digunakan dalam administrasi pemerintahan, pendidikan formal, dan dunia bisnis. Karena itu, personel FPU mendapat pelatihan bahasa khusus untuk menunjang komunikasi selama bertugas.

Baca Juga:  Perkara Pungli ESDM Jatim Belum Dilimpahkan, Tunggu 1 Tersangka

“Mengingat wilayah penugasan menggunakan bahasa Prancis, para personel juga mendapatkan pelatihan bahasa secara khusus untuk mempermudah komunikasi dan koordinasi di lingkungan misi internasional,” ujar Jules.

Selain pelatihan teknis dan bahasa, persiapan juga mencakup Joint Training Polwan dan RCMP, Pre-AOC, Assessment of Operational Capability, Command Staff Training, Leadership Training, hingga ground handling dan team building.

Jules berharap kelima personel dapat menjalankan misi dengan profesional dan disiplin.

“Mereka membawa nama besar Polri dan Polda Jatim dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini,” katanya. (BS/za)

Berita Terkait

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicara Kota

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:48 WIB

Foto: Ist

Bicara Kota

Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:31 WIB