Eri Siapkan Paskibraka Surabaya Jadi Duta Kampung Pancasila 2027

- Publisher

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: dok Diskominfo Surabaya)

i

(Foto: dok Diskominfo Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Tugas mengibarkan bendera pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI telah selesai. Namun, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ingin kiprah anggota Paskibraka 2026 berlanjut di tengah masyarakat.

Eri menyiapkan ratusan anggota Paskibraka dari sejumlah angkatan untuk menjadi Duta Kampung Pancasila pada 2027. Gagasan itu disampaikan saat Malam Apresiasi Paskibraka Kota Surabaya 2026 di Balai Kota Surabaya, Senin (17/8/2026) malam.

“Saya ingin nanti Paskibraka ini menjadi Duta Kampung Pancasila. Saya ingin Surabaya dipenuhi oleh pemuda, Surabaya dijaga oleh pemuda, dan Surabaya dipertahankan oleh para pemuda,” kata Eri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Eri, Paskibraka tidak hanya dibentuk untuk menjalankan tugas pengibaran bendera. Selama menjalani pendidikan dan pelatihan, para anggota ditempa dengan kedisiplinan, kepemimpinan, kekompakan, hingga kemampuan menghargai dan menguatkan satu sama lain.

Baca Juga:  Surabaya Tata Ulang KBS untuk Dongkrak Wisatawan

Sejak 2022 hingga 2026, terdapat sekitar lima angkatan Paskibraka Surabaya dengan masing-masing sekitar 100 anggota. Potensi ratusan pemuda itu dinilai bisa menjadi kekuatan untuk menjaga nilai-nilai Pancasila di lingkungan masyarakat.

“Ketika kalian kembali ke rumah masing-masing, semangat Paskibraka jangan pernah luntur. Jadilah pemuda yang berani menjadi pelopor untuk menjaga keamanan, kebersamaan, dan kekeluargaan di Kota Surabaya,” ujarnya.

Eri mengatakan pendidikan Paskibraka selama sekitar dua pekan tidak hanya mengasah kemampuan fisik. Para peserta juga dibentuk secara mental agar mampu memahami karakter orang lain, saling mengingatkan, dan tetap kompak ketika menghadapi masalah.

Baca Juga:  Seragam Mahal dan Fasilitas Rusak, Eri Soroti Penggunaan Dana BOPDA

“Yang paling penting bukan hanya fisiknya, tetapi mental. Bagaimana kalian saling menghargai, memahami karakter satu sama lain, saling mengingatkan ketika ada kesalahan, dan saling menguatkan ketika ada yang terjatuh,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal bagi anggota Paskibraka untuk tumbuh sebagai pemimpin. Menurut Eri, pemimpin tidak harus menjadi orang yang paling hebat, tetapi mampu membangun tim yang kuat.

“Pemimpin itu bukan orang yang merasa paling hebat atau paling baik. Pemimpin adalah orang yang mampu membangun tim yang kuat dan besar,” tegasnya.

Baca Juga:  The Power of Kampung Pancasila, RW IV Ngagel Rejo Surabaya Kelola Dana Sosial Puluhan Juta Mandiri

Perwakilan Paskibraka putri, Adeline Jessica Wijaya, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Surabaya, pelatih dari Garnisun Kota Surabaya, Bakesbangpol, serta DPPI yang mendampingi mereka selama pendidikan dan pelatihan.

“Kami meminta doa dan restu agar Paskibraka Kota Surabaya 2026 dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi Kota Surabaya dan Indonesia,” kata Adeline.

Sementara perwakilan putra, Rafka Fairuz Hasan, juga mengapresiasi dukungan yang diberikan selama pemusatan pendidikan dan pelatihan.

Dengan rencana menjadi Duta Kampung Pancasila, tugas Paskibraka Surabaya tak berhenti setelah upacara. Mereka diharapkan membawa disiplin, kekompakan, dan semangat kebangsaan kembali ke lingkungan masing-masing. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB