Karhutla Bromo Padam, 1.120 Hektare Kawasan TNBTS Terbakar

- Publisher

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok BPBD Kab. Malang

i

Foto: dok BPBD Kab. Malang

Bicarasurabaya.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akhirnya berhasil dipadamkan. Setelah berlangsung sejak 3 Agustus 2026, seluruh titik api dilaporkan telah padam pada Jumat (14/8/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, titik api di sejumlah lokasi terdampak, seperti Blok Seruni, Bukit Cinta, Bukit Kingkong, hingga Pakis Bincil, sudah tidak lagi terpantau.

Meski demikian, petugas masih menemukan kepulan asap tipis di lokasi yang terakhir terbakar.

“Berdasarkan perkembangan terkini, titik api sudah berhasil dipadamkan dan yang terpantau hanya asap tipis,” kata Sadono, Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan asesmen sementara, luas kawasan TNBTS yang terdampak karhutla mencapai 1.120,3 hektare.

Hal senada disampaikan Humas Satgas Karhutla TNBTS Aan Jauhari. Hasil pemantauan udara menggunakan drone menunjukkan tidak ada lagi titik api yang tersisa di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah hasil pemantauan drone udara nihil titik api,” ujarnya.

Baca Juga:  Viral Warga Mengaku Diminta Rp 1 Juta untuk Surat Pengeluaran Motor Kecelakaan

Meski api telah padam, operasi penanganan belum dihentikan. Satgas akan tetap melakukan patroli darat dan udara untuk memastikan tidak muncul titik api baru, sekaligus melakukan pembasahan di area bekas kebakaran guna mencegah api kembali menyala.

“Operasi darat dan udara tetap dilakukan untuk pembasahan,” kata Aan.

Sementara itu, keberadaan dua helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di kawasan Bromo masih menunggu keputusan. Hingga kini belum dipastikan apakah kedua helikopter tersebut tetap disiagakan di TNBTS atau akan digeser untuk membantu penanganan karhutla di provinsi lain. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB