Menhub Evaluasi Operator Usai Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

- Publisher

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

i

Foto: Istimewa

Bicarasurabaya.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkap dua kendala utama yang dihadapi tim gabungan saat mengevakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Madura. Hambatan komunikasi dengan kapal-kapal penolong serta proses perpindahan korban di tengah laut membuat pendataan berlangsung lebih lama.

Dudy mengatakan, tidak semua kapal yang terlibat dalam operasi penyelamatan dapat langsung berkomunikasi dengan posko sehingga pembaruan jumlah korban tidak bisa dilakukan secara real-time.

“Ada beberapa kapal yang belum terjangkau sarana komunikasi. Yang paling penting bagi kami adalah memastikan secara faktual jumlah korban yang sudah dievakuasi karena ada kapal yang masih dalam perjalanan,” kata Dudy di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).

Selain keterbatasan komunikasi, proses evakuasi juga diperumit dengan perpindahan korban dari satu kapal ke kapal lain di tengah laut. Menurut Dudy, sebagian kapal penolong tidak dapat langsung berlayar menuju Tanjung Perak sehingga korban harus dipindahkan ke armada lain.

“Ada kapal yang melakukan transfer korban karena tidak bisa kembali ke Tanjung Perak. Seluruh proses itu harus kami inventarisasi agar data korban tetap akurat,” ujarnya.

Operator Kapal Akan Dievaluasi

Menhub juga menanggapi informasi bahwa armada milik operator yang sama diduga pernah mengalami insiden kebakaran sebelumnya. Menurutnya, pemerintah akan menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebelum menentukan langkah lanjutan.

Baca Juga:  Pembongkaran Kampung Taman Pelangi Mundur ke Januari 2026, Tersisa 6 Persil

“Kalau memang dari data yang ada ini sudah dua kali terjadi, tentu akan menjadi bahan evaluasi. Namun kami menunggu hasil investigasi KNKT untuk mengetahui penyebab pastinya,” tegasnya.

Kapal Masih Mengapung

Dudy memastikan KMP Mutiara Sentosa 2 tidak tenggelam. Kapal masih berada di lokasi kejadian dengan kondisi api telah berhasil dipadamkan.

“Api sudah padam. Kemungkinan masih ada asap di bagian dalam kapal,” katanya.

KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar pada Minggu (2/8/2026) pagi. Kapal Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) itu mengangkut 232 penumpang, didominasi sopir dan kernet kendaraan logistik, serta membawa 181 unit kendaraan.

Baca Juga:  Diduga Korsleting, Rumah di Tambak Segaran Surabaya Dilalap Api

Laporan darurat diterima Kantor SAR Surabaya sekitar pukul 08.24 WIB setelah komunikasi dengan nakhoda terputus. Saat tim penyelamat tiba di lokasi sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, kapal dilaporkan hampir seluruhnya dilalap api. Sejumlah penumpang bahkan terpaksa melompat ke laut sebelum berhasil diselamatkan kapal-kapal yang melintas.

Hingga proses evakuasi berakhir, lima penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara seluruh korban selamat telah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pemerintah memastikan investigasi penyebab kebakaran akan dilakukan untuk menjadi dasar evaluasi keselamatan pelayaran dan operasional kapal penyeberangan. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB