Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan identitas terduga pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul telah teridentifikasi. Namun, hingga kini pelaku belum berhasil diamankan karena diduga terus berpindah-pindah lokasi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan aparat dari Polrestabes Surabaya bersama Tim Siber Polda Jawa Timur telah mendatangi rumah terduga pelaku. Bahkan, dalam dua hari terakhir petugas telah menemui anggota keluarganya untuk meminta agar yang bersangkutan segera memenuhi panggilan.
“Dalam dua hari terakhir kami sudah menemui anaknya dan meminta agar yang bersangkutan segera memenuhi panggilan. Upaya pencarian masih terus dilakukan,” kata Eri, Jumat (24/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski pelaku belum tertangkap, Eri menegaskan proses hukum tetap berjalan. Menurutnya, nominal pungutan yang kecil tidak menghapus unsur pelanggaran hukum.
Ia juga memastikan uang hasil pungli harus dikembalikan dan pelaku tetap dimintai pertanggungjawaban. Jika perbuatan serupa kembali dilakukan, penegakan hukum akan dilakukan tanpa toleransi.
Selain itu, aparat masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam praktik pungli tersebut. Hingga kini belum dapat dipastikan apakah aksi itu dilakukan seorang diri atau melibatkan kelompok.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, praktik pungli yang teridentifikasi baru ditemukan di kawasan CFD Taman Bungkul. Pemkot Surabaya bersama kepolisian memastikan pengusutan kasus akan terus berlanjut hingga pelaku berhasil diamankan. (BS/za)









