Kecelakaan Maut Suramadu, Polisi Duga Bus Tabrak Kendaraan di Depan

- Publisher

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bus yang terlibat kecelakaan beruntun yang menewaskan dua orang di akses Suramadu Bangkalan. (Foto: Ist)

i

Kondisi bus yang terlibat kecelakaan beruntun yang menewaskan dua orang di akses Suramadu Bangkalan. (Foto: Ist)

Bicarasurabaya.com – Polisi mengungkap dugaan awal penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di akses Jembatan Suramadu, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jumat (3/7/2026). Dalam insiden tersebut, dua orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan Ipda Akhmad Jauhari mengatakan seluruh kendaraan yang terlibat melaju searah dari Surabaya menuju Madura. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga bermula ketika sebuah bus menabrak kendaraan di depannya.

Baca Juga:  Surabaya Bagi 1.412 Beasiswa untuk Pelajar TK Hingga SMP Penghafal Kitab Suci

“Ini satu arah, posisi bus berada paling belakang,” kata Jauhari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dua korban meninggal, sejumlah korban luka telah dilarikan ke rumah sakit. Polisi masih mendata identitas dan kondisi para korban, termasuk penumpang mobil Toyota Avanza yang juga dievakuasi untuk mendapatkan perawatan.

“Korban dari Avanza masih dibawa ke rumah sakit. Kondisinya masih belum diketahui, nanti kami data, termasuk korban luka lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  KPK Periksa Istri Maidi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Madiun

Hingga Jumat pagi, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas menghadapi kendala karena satu korban meninggal masih terjepit di bawah bus. Di lokasi yang sama, sebuah truk dan kendaraan boks juga masih dalam kondisi terguling sehingga proses penanganan membutuhkan waktu lebih lama.

Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Arus lalu lintas di akses Suramadu sempat mengalami kepadatan selama proses evakuasi berlangsung.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB