Bicarasurabaya.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Peresmian dilakukan usai agenda peresmian Museum Marsinah.
Dalam sambutannya, Prabowo menyebut peluncuran koperasi tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ekonomi desa.
“Hari ini adalah hari penting. Ini tonggak bersejarah,” kata Prabowo dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Kopdes Merah Putih dirancang untuk membuat ekonomi desa lebih mandiri. Koperasi akan berfungsi menyerap hasil produksi warga, mendistribusikan produk desa, hingga menyalurkan barang bersubsidi kepada masyarakat.
Prabowo mengatakan pemerintah telah menyiapkan infrastruktur pendukung agar koperasi dapat langsung beroperasi.
“Gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan peresmian koperasi bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya menghadirkan keadilan ekonomi bagi masyarakat desa.
“Yang diresmikan hari ini adalah instrumen keadilan ekonomi bagi desa Indonesia,” kata Zulhas.
Ia menjelaskan, saat ini sebanyak 1.061 koperasi telah siap beroperasi penuh. Sementara pembangunan fisik Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia disebut telah mencapai 9.294 unit dan terus bertambah setiap hari.
Menurut Zulhas, di Jawa Timur sudah terbangun 530 unit koperasi yang tersebar di tujuh kabupaten. Sedangkan di Jawa Tengah terdapat 531 unit di delapan kabupaten dan kota.
Pemerintah juga tengah merekrut 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dan 5.476 manajer koperasi nelayan untuk memastikan operasional koperasi berjalan optimal.
“Mereka akan menjadi motor penggerak koperasi dan memastikan manfaat ekonomi kembali ke masyarakat desa,” ujarnya.
Selain memperkuat distribusi pangan dan perdagangan desa, program Kopdes Merah Putih menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo untuk memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan.
Pemerintah menargetkan sebanyak 30 ribu Kopdes Merah Putih sudah beroperasi penuh sebelum 17 Agustus 2026.(BS/za)











