Kebakaran Gedung Jantung Soetomo, RS Pastikan Pasien Tak Terpapar Asap

- Publisher

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerugian akibat kebakaran lantai 5 di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo mencapai Rp 10. Miliar. (Foto: dok Bicarasurabaya)

i

Kerugian akibat kebakaran lantai 5 di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo mencapai Rp 10. Miliar. (Foto: dok Bicarasurabaya)

Bicarasurabaya.com – Manajemen RSUD Dr Soetomo membantah pasien yang meninggal dunia saat kebakaran Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) wafat akibat paparan asap kebakaran.

Direktur Utama RSUD Dr Soetomo, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, menegaskan pasien tersebut meninggal karena kondisi penyakit yang sudah berat sebelum insiden kebakaran terjadi.

“Bukan karena asap, karena seluruh fungsi paru-paru, jantung, dan ginjal pasien sudah dibantu alat medis,” ujar Cita kepada wartawan di IGD RSUD Dr Soetomo, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, saat kejadian pasien juga dalam persiapan menjalani cuci darah dan seluruh alat bantu medis masih berfungsi normal.

Penjelasan serupa disampaikan Koordinator Pelayanan sekaligus pimpinan evakuasi pasien, Rizal Constantio Susilo. Ia mengatakan kondisi pasien memang sudah kritis saat ditemukan di ruang perawatan.

“Pasien masih tersambung ventilator dan seluruh alat medis masih menyala. Jadi kemungkinan besar bukan karena asap atau gas kebakaran,” kata Rizal.

Baca Juga:  Aset Lama Bermasalah Senilai Rp 55 Miliar di Surabaya Akhirnya Bersertifikat

Ia menambahkan, area tempat pasien berada juga tidak dipenuhi asap pekat seperti di beberapa titik lain gedung PPJT.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di lantai 5 Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo pada Jumat pagi. Api berasal dari area ruang farmasi dan sempat memunculkan asap hitam pekat dari bagian atas gedung.

Dalam insiden tersebut, satu pasien dilaporkan meninggal dunia dan puluhan pasien lainnya dievakuasi ke lokasi aman. Data rumah sakit mencatat sekitar 27 pasien terdampak langsung dalam proses evakuasi, sementara total 33 pasien dipindahkan ke area IGD dan ruang aman lainnya.

Baca Juga:  Khofifah Ajak Pelaku Konstruksi Perkuat Sinergi Bangun Infrastruktur Jatim

Selain itu, empat petugas rumah sakit mengalami sesak napas saat membantu proses penyelamatan pasien di tengah kepulan asap.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB