997 Orang Diamankan dalam Demo Anarkis Jatim, Ratusan Anak Terlibat

- Publisher

Jumat, 19 September 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian tersangka kasus aksi kerusuhan di Jatim saat konferensi pers di Maplda Jatim. (Foto: Ist/BS)

i

Sebagian tersangka kasus aksi kerusuhan di Jatim saat konferensi pers di Maplda Jatim. (Foto: Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengamankan 997 orang dalam rangkaian aksi unjuk rasa berujung anarkis yang terjadi sejak 29 Agustus hingga 16 September 2025. Dari jumlah itu, 415 di antaranya anak di bawah umur.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menjelaskan, dari total yang diamankan, 682 orang sudah dipulangkan, sedangkan 315 lainnya masih menjalani proses hukum. “Yang dipulangkan sebagian besar anak di bawah umur. Mereka kami serahkan kepada orang tua untuk mendapat pengawasan lebih baik,” ujarnya di Surabaya, Kamis (18/9/2025) malam.

Baca Juga:  Surabaya Catat Penurunan Tajam Sampah Malam Tahun Baru

Nanang menyayangkan banyaknya pelajar yang terlibat. Menurutnya, banyak orang tua tidak mengetahui aktivitas anak mereka di luar rumah. Karena itu, polisi memberikan pemahaman agar keluarga lebih aktif mendampingi anak-anak. “Ini pelajaran mahal. Kami yakin semua orang tua sayang pada anaknya, dan harus lebih bijak mengawasi mereka,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menyoroti peran keluarga, Kapolda juga mengingatkan pentingnya literasi digital di kalangan generasi muda. Ia menekankan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi di media sosial. “Dengan teknologi di tangan kita, informasi bisa cepat sekali menyebar. Karena itu, kita harus bijak memilah mana yang positif dan mana yang merugikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Program Pemuda Tangguh Surabaya Selamatkan Devina Shafira dari Putus Kuliah

Kasus ini, kata Nanang, menjadi evaluasi bersama agar aksi anarkis serupa tidak terulang. “Supaya tidak menimbulkan dampak di kemudian hari. Peristiwa ini harus jadi pembelajaran bagi kita semua,” pungkasnya.(BS/Za)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB