Limbah Kopi Jadi Peluang Usaha Baru bagi Petani Sumberdem

- Publisher

Kamis, 23 April 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu-ibu dari desa Sumberdem, Malang sedang memasak untuk membuat sirup dari kulit kopi. (Foto: Dok Humas UK Petra Surabaya)

i

Ibu-ibu dari desa Sumberdem, Malang sedang memasak untuk membuat sirup dari kulit kopi. (Foto: Dok Humas UK Petra Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Limbah kopi yang selama ini menjadi persoalan lingkungan di Desa Sumberdem, Kabupaten Malang, mulai diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya menggandeng Pemerintah Australia menggelar pelatihan pengolahan kulit dan ampas kopi bagi petani setempat.

Program ini berjalan melalui skema Direct Aid Program (DAP) dari Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, dengan fokus pada pengelolaan limbah sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.

Ketua tim pengabdian masyarakat UK Petra, Togar Wiliater Soaloon Panjaitan, mengatakan pelatihan ini bertujuan mengubah cara pandang petani terhadap limbah kopi.

“Kami ingin limbah kopi tidak lagi dianggap sisa produksi, tetapi menjadi peluang usaha yang bisa menambah pendapatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).

Dalam pelatihan yang digelar di Balewiyata Majelis Agung GKJW Malang pada 17 April 2026, peserta diajarkan mengolah kulit kopi menjadi sirup cascara dan teh, serta memanfaatkan ampas kopi menjadi arang bernilai jual.

Peserta yang terdiri dari petani dan kelompok perempuan tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung produksi.

Baca Juga:  Usai Ricuh di Grahadi, Emil Soroti Perusakan dan Penangkapan Massa

Wakil Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Christine Bui, menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam program ini. Menurutnya, pengolahan limbah kopi dapat membuka sumber pendapatan baru sekaligus mendorong ekonomi berkelanjutan di tingkat desa.

Meski memiliki potensi ekonomi, program ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan alat produksi dan akses pasar. Untuk itu, UK Petra menyiapkan pendampingan lanjutan, mulai dari standarisasi produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran.

Salah satu peserta, Harjendra, mengaku pelatihan ini membuka peluang baru bagi petani. Selama ini, kulit kopi hanya dimanfaatkan sebagai pupuk atau dibuang.

Baca Juga:  Surabaya Dorong Kreativitas Gen Z Lewat Dana Pembinaan RW

“Sekarang kami tahu bisa diolah jadi sirup dan teh, bahkan punya nilai jual,” katanya.

Melalui kolaborasi ini, UK Petra dan mitra internasional menargetkan terbentuknya ekosistem pengolahan kopi yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB