Bicarasurabaya.com – Arus balik dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Gilimanuk, Bali, mulai meningkat usai libur Lebaran 2026. Dalam empat hari terakhir, tercatat 47.945 kendaraan telah kembali ke Pulau Dewata.
Data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunjukkan jumlah tersebut setara 29 persen dari total kendaraan yang sebelumnya menyeberang ke Jawa saat arus mudik. Artinya, sekitar 71 persen atau 117.367 kendaraan masih belum melakukan perjalanan balik.
Pergerakan arus balik sejauh ini berlangsung bertahap. Pola ini dinilai membantu menjaga kelancaran layanan penyeberangan karena distribusi kendaraan tidak menumpuk dalam satu waktu.
“Pergerakan bertahap membuat ritme operasional tetap stabil,” ujar Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano.
Pengelola pelabuhan juga memperkuat skema operasional untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Pengaturan arus kendaraan dilakukan lebih disiplin dengan memanfaatkan buffer zone di sekitar pelabuhan. Skema ini diterapkan untuk mencegah antrean panjang di area parkir pelabuhan.
“Optimalisasi buffer zone dilakukan agar arus kendaraan tetap mengalir,” kata General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko.
Selain itu, pemudik diimbau memantau kondisi cuaca dan memastikan telah memiliki tiket melalui aplikasi Ferizy sebelum tiba di pelabuhan guna mempercepat proses layanan.
Arus balik diperkirakan masih akan meningkat seiring banyaknya kendaraan yang belum kembali ke Bali. Operator penyeberangan pun menyiapkan langkah antisipatif agar layanan tetap lancar hingga puncak arus balik berakhir. (BS/za)






