Bicarasurabaya.com – Layanan publik di Surabaya dipastikan tetap berjalan selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Pemerintah kota menerapkan sistem piket untuk menjaga layanan kesehatan hingga penanganan kedaruratan tetap siaga.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M Fikser, mengatakan pengaturan piket telah disiapkan di seluruh perangkat daerah agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti selama libur Lebaran.
“Pelayanan publik seperti rumah sakit tetap dibuka. Beberapa puskesmas juga menyiagakan petugas,” ujar Fikser, Senin (16/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fikser menjelaskan, rumah sakit tetap beroperasi penuh, sementara puskesmas menyesuaikan dengan sistem piket. Langkah ini untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan kapan pun dibutuhkan.
Selain itu, layanan kedaruratan juga tetap disiagakan. Petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, serta dinas terkait lainnya tetap bertugas dengan sistem shift selama libur Lebaran.
Pengaturan piket dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kota hingga wilayah. Pejabat struktural dijadwalkan bergantian sebagai penanggung jawab selama masa libur.
Di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), kepala dinas hingga camat dan lurah mengatur jadwal petugas yang tetap masuk kerja.
“Semua kantor pemerintah sudah diatur sistem piketnya, sehingga pelayanan tetap berjalan,” jelasnya.
Terkait kendaraan dinas, sebagian ditarik selama libur. Namun, kendaraan operasional tetap disiapkan untuk mendukung pelayanan masyarakat dan penanganan kondisi darurat di lapangan.
Dengan skema ini, pemerintah kota memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama libur Lebaran, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan kota.
“Harapannya masyarakat tetap bisa mengakses layanan penting selama libur,” pungkas Fikser.(BS/za)











