Bolos Sekolah di Warkop, Pelajar Surabaya Dikirim Pembinaan ke Liponsos

- Publisher

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP Surabaya mengamankan pelajar yang bolos sekolah di warung kopi. (Foto: Dok Satpol PP Kota Surabaya)

i

Petugas Satpol PP Surabaya mengamankan pelajar yang bolos sekolah di warung kopi. (Foto: Dok Satpol PP Kota Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Lima pelajar di Surabaya terjaring bolos sekolah saat jam pembelajaran di warung kopi. Mereka ditertibkan dan diberikan sanksi pembinaan di Liponsos Keputih sebagai bentuk efek jera.

Kepala Bidang Pengendalian Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Surabaya, Mudita Dhira Widaksa, mengatakan petugas lebih dulu melakukan pemantauan sebelum turun ke lokasi.

“Saat petugas datang, ditemukan pelajar masih mengenakan seragam sekolah sedang nongkrong di warkop. Ini menindaklanjuti aduan masyarakat,” kata Mudita dalam keterangnnya, Kamis (29/1/2026).

Kelima pelajar itu kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Surabaya untuk didata dan dibina. Satpol PP juga memanggil orang tua serta pihak sekolah agar pengawasan dilakukan bersama.

Sebagai bentuk efek jera, para pelajar dikenai sanksi sosial berupa pembinaan di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih. Di lokasi tersebut, mereka diminta membantu aktivitas sosial, mulai dari membagikan makanan, membersihkan lingkungan, hingga membantu perawatan ODGJ.

Baca Juga:  Surabaya Bidik Predikat Kota Sehat, Fokus pada Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

“Kami berharap pembinaan ini membuat mereka lebih menghargai waktu dan fokus pada pendidikan,” ujar Mudita.

Selain kepada pelajar, Satpol PP juga mengingatkan pemilik warung kopi agar tidak melayani pelajar berseragam pada jam sekolah. Menurut Mudita, peran pelaku usaha penting untuk mencegah praktik bolos massal.

Satpol PP memastikan patroli penertiban pelajar akan terus digencarkan. Pengawasan dilakukan di sejumlah titik rawan bolos, seperti warkop, warnet, rental PlayStation, hingga taman kota.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Digitalisasi Parkir, Transaksi Non-Tunai Dipantau via TS Park

“Patroli rutin dilakukan pukul 08.00 sampai 11.00 WIB dengan melibatkan personel di 31 kecamatan,” jelasnya.

Mudita menambahkan, masyarakat diminta aktif melapor jika menemukan aktivitas serupa. Laporan bisa disampaikan melalui petugas lapangan, layanan darurat 112, atau kanal media sosial resmi Satpol PP Surabaya.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB