Mahasiswa UPN Veteran Edukasi Etika Digital di MTs Karangrejo

- Publisher

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi kegiatan etika digital bersama para siswa. (Foto Dok UPN Surabaya/bs)

i

Dokumentasi kegiatan etika digital bersama para siswa. (Foto Dok UPN Surabaya/bs)

Bicarasurabaya.com – Tingginya serta kurangnya beretika dalam penggunaan digital di era modern membuat mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Surabaya peduli dengan memberikan edukasi pada generasi muda khususnya para siswa.

Aksi para mahasiswa ini dilakukan untuk memperkuat literasi digital serta karakter kebangsaan siswa. Kegiatan yang digelar di MTs Miftahul Khoir, Karangrejo ini mendapat sambutan positif dari peserta yang merupakan siswa kelas VIII.

“Kegiatan ini ebagai respons atas meningkatnya penggunaan media digital di kalangan remaja, sekaligus maraknya penyebaran hoaks, misinformasi, dan konten provokatif yang berpotensi memengaruhi pola pikir pelajar,” kata Taufiqurrahman sebagai penanggungjawab kegiatan dari UPN Surabaya dalam keterangan tertulis yang diterima bicarasurabaya.com, Sabtu (13/12/2025).

Menurutnya, kegiatan yang menekankan pentingnya pendekatan praktis dalam pendidikan literasi digital yang tidak hanya diberikan secara teori saja. Tetapi juga membentuk kebiasaan bermedia yang bertanggungjawab.

“Siswa dibekali pemahaman tentang etika bermedia digital, fenomena post-truth, serta cara menyaring informasi secara kritis sebelum dibagikan di media sosial,” imbuhnya.

Kepala MTs Miftahul Khoir Karangrejo, Masduki Zakariya, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai literasi digital menjadi benteng penting bagi siswa di tengah derasnya arus informasi.

Baca Juga:  Jatim Dominasi SNBP 2026, 7 Tahun Berturut-turut Terbanyak

“Pembiasaan literasi digital sangat penting agar siswa mampu menjaga etika, menggunakan media sosial secara positif, dan tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan,” katanya.

Sejumlah siswa mengaku mendapat pemahaman baru dari kegiatan ini. Mereka menjadi lebih sadar bahwa tidak semua informasi di media sosial dapat dipercaya dan perlu diverifikasi sebelum disebarkan.

Kegiatan ini diberharapkan siswa mampu berpartisipasi secara sehat dan bertanggung jawab di ruang digital, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB