Bicarasurabaya.com – Perjalanan sejumlah kereta api dari dan menuju Surabaya terganggu akibat banjir yang merendam jalur rel di wilayah Semarang, Jawa Tengah, Selasa (28/10). Salah satunya KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, yang terpaksa dialihkan melalui jalur selatan.
Perubahan rute ini membuat waktu tempuh menjadi lebih panjang dari biasanya. Kereta yang seharusnya tiba di Stasiun Pasar Turi sekitar pukul 04.14 WIB, baru diperkirakan tiba setelah pukul 06.00 WIB.
Banjir merendam jalur rel antara Stasiun Alastua dan Semarang Tawang, tepatnya di kilometer 2+3 hingga 3+0. Kondisi ini membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan sejumlah perjalanan, termasuk dua rangkaian KA Kedung Sepur relasi Semarang Poncol–Ngrombo dan satu KA Joglosemarkerto relasi Semarang Tawang–Solo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisi tersebut terpantau sejak Selasa pagi dan berdampak pada keterlambatan serta pembatalan beberapa perjalanan,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba dalam keteranganya yang dikutip, Rabu (29/10/2025).
Ia menegaskan, keselamatan dan keamanan pelanggan menjadi prioritas utama KAI.
Sebagai bentuk tanggung jawab layanan, KAI memberikan pengembalian biaya tiket 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan yang memilih membatalkan perjalanan karena keterlambatan lebih dari satu jam atau perubahan rute.
“Kompensasi bisa diajukan di loket stasiun atau melalui Contact Center 121, maksimal tujuh hari setelah tanggal keberangkatan,” jelas Anne.
Sementara bagi penumpang yang tetap melanjutkan perjalanan, KAI menyediakan kompensasi tambahan berupa minuman dan makanan ringan untuk keterlambatan lebih dari tiga jam, serta makanan berat jika keterlambatan mencapai lima jam.
Petugas prasarana dari Daop 4 Semarang terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi banjir. Upaya normalisasi dilakukan agar lintas Alastua–Semarang Tawang dapat segera kembali beroperasi normal.
KAI juga menyiagakan lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 sebagai langkah antisipatif, serta memantau ketinggian air dan stabilitas jalur secara intensif.
Selain pembatalan, beberapa perjalanan diberlakukan pola operasi memutar untuk menghindari jalur yang tergenang.
Kereta dari Pasar Senen menuju Surabaya Pasar Turi dialihkan melalui rute Tegal–Purwokerto–Solo Balapan–Gundih.
Sedangkan perjalanan dari Surabaya menuju Pasar Senen menempuh jalur Gambringan–Gundih–Solo Balapan–Cirebon Prujakan.
Anne memastikan, seluruh langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah Semarang. KAI terus berupaya agar perjalanan bisa kembali normal secepatnya,” tuturnya.(BS/za)











