Kisah Haru Mahasiswa Unusa Penerima Beasiswa KIP-K Kedokteran

- Publisher

Selasa, 9 September 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/BS)

i

(Foto: Ilustrasi/BS)

BicaraSurabaya.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) resmi memberikan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) bagi lima mahasiswa baru Fakultas Kedokteran tahun akademik 2025. Ini merupakan kali pertama Unusa mendapatkan kuota KIP-K untuk program studi kedokteran, membuka jalan bagi calon dokter dari keluarga kurang mampu untuk mewujudkan cita-citanya.

Rektor Unusa, Prof. Ir. Achmad Jazidie, menyebut kuota beasiswa ini ditentukan langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
“Tahun ini untuk pertama kalinya, Unusa memiliki 5 kuota KIP-K untuk Fakultas Kedokteran. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar karena kita tahu pendidikan kedokteran membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ujarnya.

Baca Juga:  Pastikan Proses SPMB Jatim Nyaman dan Terukur, Khofifah: Siswa Terlayani dengan Baik

Bagi para penerima, beasiswa ini menjadi pintu harapan setelah perjalanan panjang penuh rintangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya Putri Yanti, mahasiswi asal Muara Enim, Sumatera Selatan. Ia sempat dua tahun tertunda kuliah karena gagal di berbagai jalur seleksi. Selama itu, Putri bekerja untuk membantu keluarganya. “Tahun 2024 saya berhenti kerja untuk fokus belajar, tapi tetap belum lolos. Baru tahun ini Allah kasih jalan lewat KIP-K Unusa. Dari kecil saya memang bercita-cita jadi dokter spesialis kandungan. Beasiswa ini memberi harapan baru buat saya, ibu, dan adik,” tutur Putri dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga:  Sekolah Tatap Muka di Surabaya Berpedoman Inmendagri dan SKB 4 Menteri

Kisah lain datang dari Anjhely Andreani asal Prabumulih, Sumatera Selatan. Tekadnya tumbuh dari keterbatasan layanan kesehatan di kampung halamannya.
“Di kecamatan saya, ribuan warga hanya dilayani satu dokter. Itu yang memotivasi saya ingin jadi dokter agar bisa membantu masyarakat,” ucapnya. Meski sempat terpukul setelah kehilangan ayah sejak usia sembilan tahun, dukungan ibunya membuat Anjhely tetap melangkah. “Sempat ragu untuk kuliah, tapi semangat teman-teman membuat saya yakin melanjutkan pendidikan,” tambahnya.

Dari Jawa Timur, ada Zahrotul Aini asal Situbondo yang juga mendapatkan beasiswa serupa. Dorongan terbesarnya lahir ketika ibunya divonis hiperglikemia. “Itu yang membuat saya makin teguh untuk jadi dokter. Saya ingin bisa mengobati ibu dan juga orang-orang di sekitar,” ujarnya. Baginya, profesi dokter adalah panggilan kemanusiaan. “Bukan hanya soal menyelamatkan nyawa, tapi juga tentang mendengarkan keluhan pasien dan memahami latar belakang mereka,” tuturnya.

Baca Juga:  Musrembang Digelar, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Program Prioritas

Beasiswa KIP-K di Fakultas Kedokteran Unusa ini bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga simbol bahwa kesempatan meraih mimpi menjadi dokter terbuka bagi siapa pun, termasuk mereka yang datang dari keluarga sederhana. Lewat kisah-kisah perjuangan ini, Unusa berharap lahir dokter-dokter muda yang tak hanya cakap secara akademik, tetapi juga membawa semangat pengabdian bagi masyarakat.(BS/Za)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB