Salat Ied di Taman Surya, Wali Kota Eri Siap Jadikan Surabaya Lebih Baik Pasca Ramadan

- Publisher

Rabu, 10 April 2024 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Salat Idulfitri di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Rabu (10/4/2024) /Istimewa

i

Suasana Salat Idulfitri di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Rabu (10/4/2024) /Istimewa


Bicarasurabaya.com – Tak lama setelah Salat Subuh usai, takbir terus berkumandang di Taman Surya halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (10/4/2022). Warga Surabaya pun terus berdatangan dari berbagai penjuru arah. Pasalnya, di lokasi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar kembali Salat IdulFitri 1445 Hijriah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama, istri dan kedua anaknya juga tiba di Taman Surya. Alunan takbir pun terus berkumandang kala itu. Sesekali, panitia Salat Eid mengumumkan bahwa Salat Eid akan dilakukan tepat pukul 06.00 WIB, sehingga mereka meminta kepada jamaah yang masih ada di perjalanan diminta untuk segera mempercepat langkahnya dan diminta untuk segera menempati saf yang telah disiapkan.

Tepat pukul 06.00 WIB, Shalat Eid pun dilakukan. Yang bertindak sebagai imam Slalat Eid adalah KH. Abdul Hamid Syarifuddin yang merupakan Qori’ nasional dan juga Imam di Masjid Nasional Al- Akbar.

Kemudian yang bertindak sebagai khotib dalam pelaksanaan Shalat Eid di Taman Surya adalah Prof. Akh Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D yang merupakan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya.

Dalam ceramahnya, ia membawakan ceramah bertema “Menjadi Lebih Baik Pasca Ramadan”. Salah satu cara supaya pasca ramadhan bisa mengubah hidup seseorang adalah dengan cara tidak meninggalkan qiyamullail dan juga jangan pernah tinggalkan ibadah sosial selama ramadhan.

Sementara itu, Wali Kota Eri memuji ceramah yang disampaikan oleh Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya itu. Bagi dia, ceramahnya luar biasa. Pasalnya, setelah ramadhan diimbau supaya ibadahnya lebih baik karena ibadah itu tidak hanya shalat, tilawatil quran, tapi ibadah itu juga bagaimana ekosistem kebajikan terus berjalan.

“Nah, apa yang disampaikan oleh beliau ini sama dengan bagaimana ketika saya menyampaikan ada Kampung Madani pasca Bulan Ramadhan. Ketika ramadhan bisa memberi takjil, maka sebenarnya filosofi memberikan takjil itu memberikan makan kepada orang yang membutuhkan, maka jangan pernah berhenti setelah ramadhan,” tegasnya.

Baca Juga:  Surabaya Kembali Kirim Bantuan Kemanusiaan Tahap Kedua Untuk Bencana di Sumatera

Menurutnya, sebagai muslim yang baik seharusnya memang meningkatkan ibadah pasca ramadan, seperti infaq dan sedekah harus tetap jalan sehingga tidak perlu menunggu satu tahun lagi di bulan Ramadan. Setelah itu juga membagikan takjil atau memberikan makan kepada saudaranya atau tetangganya harus tetap jalan.

Wali Kota Eri kembali mengapresiasi sang khatibnya yang luar biasa karena sudah mengingatkan bahwa persoalan stunting, kemiskinan dan juga lingkungan termasuk banjir dan sebagainya, tidak bisa kalau hanya diserahkan kepada pemerintahannya.

Namun, masyarakatnya juga harus ikut berkontribusi dalam menjaga kebersihan, bagaimana masyarakatnya bisa menjaga pola hidup dan sebagainya.

“Itulah sejatinya filosofi islam. Oleh karena itu, dengan kekuatan bulan Ramadan maka kita akan membentuk Kampung Madani di Kota Surabaya pasca Ramadan,” kata dia.

Baca Juga:  Jalankan Instruksi Presiden, Wali Kota Eri Cahyadi Perkuat Rantai Pasok Hotel dan UMKM

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri juga menyampaikan terimakasih kepada warga Kota Surabaya karena selama bulan Ramadhan tidak ada kejadian yang menonjol di Kota Pahlawan.

“Makanya saya selalu bilang bahwa Surabaya bisa seperti ini bukan karena pemerintahannya, tapi karena kebersamaan warganya,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia memohon kepada warga Kota Surabaya untuk terus menjalankan kekuatan umat muslim, terus menjaga toleransi beragamanya. Menurutnya, kalau kekuatan umat muslim dan kekuatan toleransi beragama ini terus dijalankan, maka Surabaya akan jauh lebih baik daripada hari ini.

“Saya semakin yakin dengan kekuatan umat muslim dan kekuatan toleransi beragama ini, maka kita bisa membangun kekuatan mental yang ada di Kota Surabaya dengan membentuk Kampung Madani,” pungkasnya. (*/BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB