Antisipasi Curanmor, Satpol PP Pertimbangkan Pendirian Pos Pantau di Kawasan Balai Kota

- Publisher

Selasa, 28 Maret 2023 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video CCTV aksi pencurian kendaraan bermotor di Jalan Jimerto, kawasan Balai Kota Surabaya pada Sabtu (25/3/2023) /Istimewa

i

Tangkapan layar video CCTV aksi pencurian kendaraan bermotor di Jalan Jimerto, kawasan Balai Kota Surabaya pada Sabtu (25/3/2023) /Istimewa


Bicarasurabaya.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya akan mempertimbangkan kembali pendirian pos pantau di ujung jalan akses keluar masuk kawasan Balai Kota Surabaya.

Hal ini sebagai upaya untuk mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang sebelumnya sempat menimpa Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Surabaya pada Sabtu (25/3/2023). Aksi Curanmor ini terjadi di Jalan Jimerto atau tepatnya di depan kantor Eks Bagian Humas Pemkot Surabaya.

“Kami pertimbangkan (mendirikan pos pantau di ujung),” kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto saat dikonfirmasi wartawan, seperti dikutip pada Selasa (28/3/2023)

Eddy juga menegaskan, selama ini petugas Satpol PP setiap satu jam sekali melakukan patroli di ring 1 kawasan Balai Kota Surabaya. Bahkan petugas keliling lokasi memantau sampai ke Masjid Muhajirin, Jalan Jimerto.

“Kami sebenarnya setiap di ring satu itu satu jam sekali ada patroli. Petugas keliling lokasi memantau sampai ke Masjid Muhajirin,” jelasnya.

“Kami juga menanyai apabila ada (orang) yang mencurigakan. Setiap satu jam sekali kami keliling,” sambungnya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Imbau Warga Hindari Penggunaan Plastik Saat Ramadan

Di sisi lain, mantan Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya itu juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat memarkirkan kendaraan. Ia pun berharap kepada pengunjung atau pegawai supaya memasang kunci dobel.

“Kepada petugas parkir di situ, saya juga mohon membantu mengawasi dan memastikan bahwa yang mengambil sepeda motor itu benar-benar pemiliknya,” tandasnya.

Diketahui, saat di masa pandemi Covid-19, Pemkot Surabaya mendirikan sejumlah pos pantau di akses jalan keluar masuk kawasan Balai Kota Surabaya. Di antaranya, di ujung utara dan timur Jalan Jimerto serta ujung selatan Jalan Sedap Malam.

Baca Juga:  Surabaya Canangkan 25 Maret Hari Padat Karya

Pos pantau tersebut setiap 1×24 jam dijaga oleh petugas gabungan yang terdiri Satpol PP, Badan Penanggulangan dan Bencana (BPBD) serta Dinas Perhubungan. (BS02).

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB