Diduga Mabuk, Joki Motor Sport Tabrak Tiga Petugas Satpol PP Surabaya

- Publisher

Senin, 6 Maret 2023 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi korban dan kendaraan pasca terjadinya tabrakan /dok. Pemkot Surabaya

i

Kondisi korban dan kendaraan pasca terjadinya tabrakan /dok. Pemkot Surabaya

Bicarasurabaya.com – Tiga orang petugas Satpol PP Kota Surabaya menjadi korban tabrakan saat bertugas melakukan penyekatan barrier di Jalan Diponegoro, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, pada Sabtu (4/3/2023) sekitar 02.45 WIB.

Insiden tabrakan ini disebabkan karena pengendara motor jenis sport diduga mabuk atau dalam pengaruh minuman keras. Dalam peristiwa ini, dua orang petugas Satpol PP Kecamatan Wonokromo, mengalami luka parah dan satu lainnya cedera pada kaki.

Camat Wonokromo, Kota Surabaya, Maria Agustin Yuristina menjelaskan, bahwa saat kejadian petugas tengah melakukan penyekatan barrier di perempatan Jalan Diponegoro Surabaya atau tepatnya depan Gedung BCA. Kegiatan ini dilakukan setiap akhir pekan untuk mengantisipasi aksi balap liar dan tawuran remaja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat kejadian (tabrakan) itu petugas banyak. Ada dari Satpol PP kecamatan dan kelurahan serta teman-teman Polsek dan Koramil. Tapi yang tertabrak saat itu ada tiga orang petugas dari Kecamatan Wonokromo,” kata Maria Agustin Yuristina di IGD RSUD dr Soewandhie Surabaya Sabtu pagi (4/3/2023).

Baca Juga:  Tertibkan PKL di Pedestrian Jalan Ngaglik, Kantor Satpol PP Didemo LSM

Maria menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.45 WIB atau pada Sabtu dini hari. Saat itu pengendara motor dari arah selatan (RKZ) melaju kencang menuju utara di Jalan Diponegoro Surabaya. Ketika sampai di depan Gedung BCA Diponegoro, pemotor langsung saja menabrak petugas yang sedang berjaga di belakang barrier.

“Saat itu (petugas) posisi duduk persis di belakangnya barrier (depan gedung BCA). Nah, di depan barrier ada mobil ranger BPBD itu ditabrak dulu sedikit sisi belakangnya, terus menabrak barrier kemudian petugas yang sedang duduk berjaga,” jelas Maria.

Setelah tabrakan itu, Maria menyebut, tiga orang korban yang merupakan petugas langsung tergeletak. Tiga orang korban itu, dua di antaranya yang merupakan petugas Satpol PP mengalami luka berat. Sedangkan satu korban lain yang juga petugas masih bisa untuk duduk.

Baca Juga:  Tim Gabungan Satpol PP dan Linmas Surabaya Getol Tertibkan Pengamen di Traffic Light

“Tiga orang korban luka parah ini merupakan Kasi Trantib dan satu orang petugas Satpol PP Kecamatan Wonokromo. Sedangkan pemotor atau penabrak saat itu kondisinya juga luka parah,” sebutnya.

Pasca kejadian, Maria menyatakan, bahwa seluruh korban termasuk penabrak langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulance. Seluruhnya dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Mohamad Soewandhie Surabaya.

“Dugaannya pengendara motor atau penabrak ini dalam kondisi mabuk. Saat ini proses hukumnya jalan ditangani kepolisian,” terangnya.

Di tempat dan waktu yang sama, Direktur RSUD dr. Mohamad Soewandhie, dr. Billy Daniel Messakh Sp.B menjelaskan, setelah mendapatkan perawatan, satu di antara petugas Satpol PP sudah diperbolehkan pulang.

“Ada satu (korban) petugas (Kasi Trantib) yang cukup parah karena ada jeda di kepala, dada, perut, tulang panggul dan kaki keduanya. Itu yang paling parah. Lalu, korban kedua itu kaki dan korban ketiga juga kakinya tapi sudah bisa pulang,” kata dr. Billy Daniel Messakh.

Baca Juga:  Satpol PP Surabaya Amankan Puluhan Botol Mihol selama Ramadan

Ia menerangkan, bahwa direct impact kejadian ini awalnya dari pemotor yang menabrak mobil BPBD Surabaya yang tengah diparkir. Setelah menabrak mobil, pemotor itu kemudian menghantam barrier dan kaki korban pertama. “Jadi dia (pemotor) awalnya menabrak belakang mobil dulu, kemudian penyekat (barrier) dan petugas atau korban pertama,” katanya.

Sekarang ini, dr Billy menyebut, kondisi seluruh korban dalam keadaan sadar. Bahkan, CT scan kepala pada korban pertama hasilnya juga bagus. “Kita sudah cek semua, yang trauma di kepala CT scan bagus dan yang bermasalah hanya di panggul dan kaki,” terangnya.

Sementara untuk pemotor atau penabrak, disebutkan dr Billy, juga mengalami patah pada kaki dan tulang paha kiri dengan kondisi terbuka. Saat kejadian itu kondisi pemotor diduga dalam keadaan mabuk atau pengaruh minuman keras. “Kondisinya (pemotor) itu kita cium ada aroma alkohol,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB