Mencermati Arah Pembangunan Surabaya 2023

- Publisher

Senin, 16 Januari 2023 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri saat meninjau padat karya bidang jahit/Dok. Kominfo Surabaya

i

Wali Kota Eri saat meninjau padat karya bidang jahit/Dok. Kominfo Surabaya


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah bersiap menapaki tahun 2023 dengan berbagai terobosan dan inovasinya. Dengan kekuatan APBD 2023 sebesar Rp 11,36 triliun, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran pemkot akan bekerja keras bersama demi meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan target yang sangat luas itu sudah sesuai dengan tema APBD Surabaya 2023, yaitu “Penguatan Sumber Daya Manusia, Pemenuhan Kebutuhan Dasar serta Transformasi Ekonomi yang Inklusif Menuju Kota Surabaya Yang Humanis dan Berkelanjutan”. Tujuan akhir dari tema ini adalah IPM meningkat, Ekonomi tumbuh, pengangguran terbuka dan angka kemiskinan turun.

“Nah, IPM ini terdiri dari tiga dimensi dasar. Pertama, umur panjang dan hidup sehat atau bidang kesehatan. Kedua, pengetahuan atau bidang pendidikan. Ketiga, standart hidup layak atau bidang ekonomi. Jadi, arah kebijakan pembangunan Surabaya di tahun 2023 nanti akan mengarah kepada tiga bidang itu,” kata Febri.

Dalam bidang kesehatan, Pemkot Surabaya akan terus berjuang menekan angka stunting dan mencegah munculnya stunting baru. Makanya, berbagai upaya dari semua stakeholder terus dilakukan untuk bersama-sama mengatasi stunting di Kota Surabaya. “Meskipun angka kasus stunting terus menurun, namun penanganannya akan lebih masif ke depannya, kita sudah siapkan sejumlah intervensi dari hulu hingga hilir,” tegasnya.

Wali Kota Eri saat mencoba padat karya bidang cuci mobil/Dok. Diskominfo Surabaya
Wali Kota Eri saat mencoba padat karya bidang cuci mobil/Dok. Diskominfo Surabaya

Selanjutnya, pemkot juga memprioritaskan pembangunan rumah sakit baru di Surabaya Timur. Pembangunannya akan dimulai tahun ini dan akan dilanjutkan tahun depan, karena memang skemanya multiyears. “Di bidang kesehatan, pemkot juga menargetkan tahun ini semua kelurahan berstatus Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan, makanya tahun ini kita rencanakan ada 8 ribu titik pembuatan jamban,” tegasnya.

Dalam bidang pendidikan, Pemkot Surabaya akan terus memberikan beasiswa bagi penghafal kitab suci, beasiswa pemuda tangguh yang terdiri dari beasiswa SMA/SMK sederajat dan juga mahasiswa. Bahkan, tahun ini beasiswa untuk SMA/SMK sederajat itu kuotanya ditambah untuk memfasilitasi lebih banyak lagi pelajar Surabaya yang mendapatkan beasiswa dan yang paling penting tidak putus sekolah.

Baca Juga:  Lebih dari 5.000 Mahasiswa Surabaya Dapat Kesempatan Beasiswa Pemuda Tangguh 2025

“Fasilitas bimbel gratis di balai RW akan terus digalakkan dan juga pemberian bantuan seragam kepada siswa juga akan terus dilanjutkan,” katanya.

Dalam bidang ekonomi, Pemkot Surabaya akan terus memasifkan program padat karya di aset-aset pemkot yang tersebar di semua kecamatan. Bahkan, belanja APBD Surabaya untuk sektor UMKM dan produk dalam negeri (PDN) tahun 2023 direncanakan sebesar Rp 3 triliun, sehingga semua hal yang ada di Pemkot Surabaya bisa dikerjakan oleh UMKM.

“Banyak hal yang akan kami lakukan di tahun 2023 untuk memanfaatkan dan memaksimalkan dana Rp 3 triliun untuk UMKM itu. Semoga warga juga bisa memanfaatkan peluang besar ini, tentunya nanti akan ada peningkatan kompetensi tenaga kerja supaya sesuai dengan kualifikasi dan ketentuannya,” kata dia.

Baca Juga:  Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya Dinilai Terbaik di Indonesia oleh FIFA dan PSSI
Wali Kota Eri saat mencoba salah satu minuman yang ada di padat karya/Diskominfo Surabaya
Wali Kota Eri saat mencoba salah satu minuman yang ada di padat karya/Diskominfo Surabaya

Selain itu, pemkot juga akan terus melakukan penataan dan pengembangakan destinasi wisata baru di Kota Surabaya. Di setiap destinasi wisata baru itu, pemkot akan melibatkan UMKM dan pengelolaannya akan diserahkan kepada warga kurang mampu. “Melalui berbagai cara ini, maka diharapkan banyak tenaga kerja yang terserap dan perekonomian Surabaya bisa terus bangkit,” tegasnya.

Febri optimis jika semua rencana ini bisa berjalan sesuai rencana, maka pertumbuhan ekonomi Surabaya akan terus merangkak naik, dan IPM akan terkerek naik juga. Sedangkan angka pengangguran terbuka diyakini akan turun dan prosesntase penduduk miskin juga akan berkurang. “Tentu kita tidak bisa bekerja sendirian, butuh kerjasama dan sinergi dari semua pihak dan semua elemen masyarakat. Mari menatap Surabaya ke depan, sinergi kuat untuk Surabaya hebat,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

Langgar Izin Tinggal, Dua WN Tiongkok Dideportasi
Pemerintah Siapkan Pendampingan dan Jaminan Sosial bagi Korban Ponpes Al Khoziny
Tiga Kebakaran Terjadi di Surabaya dalam Sehari, Satu Sopir Alami Luka Bakar
Mendagri dan APEKSI Bahas Strategi Fiskal: Dari TKD, PAD, hingga BUMD
Kos di Sidosermo Surabaya Terbakar, Satu Warga Luka Bakar Ringan
APBD Surabaya 2024 Sebesar Rp 10,9 Triliun, Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan hingga Infrastuktur
Berhasil Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Surabaya Terima Dana Insentif Fiskal
Menjadi Catatan Sejarah, Pembukaan Piala Dunia U-17 Berlangsung di Surabaya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:47 WIB

Langgar Izin Tinggal, Dua WN Tiongkok Dideportasi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:58 WIB

Pemerintah Siapkan Pendampingan dan Jaminan Sosial bagi Korban Ponpes Al Khoziny

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:39 WIB

Tiga Kebakaran Terjadi di Surabaya dalam Sehari, Satu Sopir Alami Luka Bakar

Sabtu, 20 September 2025 - 10:31 WIB

Mendagri dan APEKSI Bahas Strategi Fiskal: Dari TKD, PAD, hingga BUMD

Selasa, 9 September 2025 - 11:48 WIB

Kos di Sidosermo Surabaya Terbakar, Satu Warga Luka Bakar Ringan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB