Mertua Wafat, Keluarga Besar Wali Kota Eri Cahyadi Berduka

- Publisher

Selasa, 15 Maret 2022 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pemakaman ayah mertua Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi /Foto: Diskominfo Surabaya

i

Prosesi pemakaman ayah mertua Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi /Foto: Diskominfo Surabaya


Bicarasurabaya.com – Berita duka datang dari keluarga besar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ayahanda Rini Indriyani Eri Cahyadi yang sekaligus mertua Wali Kota Eri Cahyadi, Ir. H. Dadang Djumena, meninggal dunia pada hari ini, Senin (14/3/2022), tepat pukul 05.33 WIB. Bapak mertua Wali Kota Eri ini wafat di usia 77 tahun.

Awalnya, Wali Kota Eri membagikan berita duka itu melalui akun Instagramnya, @ericahyadi_. Ia mengunggah foto kebersamaannya dengan ayah mertuanya itu.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Tunai sudah tugas panjenengan Bapak membimbing saya dan @rini_ericahyadi. Nasihat-nasihat panjenengan tak akan lekang dimakan zaman. Tidak bisa saya membalas kebaikan panjenengan,” tulis Eri Cahyadi melalui instagram pribadinya, Senin (14/3/2022) pagi.

Bahkan, dalam postingan tersebut, Wali Kota Eri juga mendoakan almarhum. “Mohon keikhlasan doa untuk Bapak Dadang Djumena, ayahanda istri @rini_ericahyadi, ayah mertua saya. Ya Allah, ampunilah beliau, berikan tempat terbaik di sisi-Mu, dan berkahilah kami semua yang ditinggalkan agar bisa mengikuti jejak kearifan serta kebaikan beliau semasa hidup. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu…,“ tulisnya.

Sedangkan di rumah duka Jl. Ketintang Madya II No.52, RT.001/RW.08, Kec. Jambangan, Kota Surabaya sejak pagi sudah banyak berdatangan tamu-tamu kehormatan dari Forkopimda Surabaya, termasuk dari jajaran DPRD Surabaya. Puluhan karangan bunga pun berjejer di jalan depan rumah duka itu.

Jenazah keluar dari rumah duka sekitar pukul 11.15 WIB dan dibawa ke Masjid Baitussalam yang ada di sebelah timur rumah duka. Di masjid itu, jenazah di salatkan seusai salat dhuhur berjamaah. Lalu, jenazah dibawa ke peristirahatan terakhirnya di TPU Tembok Dukuh.

Baca Juga:  Infografis: Totalitas Selamatkan Warga dari Covid-19

Di TPU itu, sejumlah tokoh dan pejabat pemkot sudah menunggu, termasuk Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto.

Pada saat pemberangkatan jenazah dari rumah duka maupun setelah mensalatkan jenazah, Wali Kota Eri menyampaikan beribu-ribu terima kasih banyak kepada para pelayat karena sudah meluangkan waktunya untuk takziah dan memberikan penghormatan terakhir kepada mertuanya itu.

“Saya juga mohon maaf jika selama hidupnya beliau ada kata-kata yang kurang berkenan, ada perbuatan yang menyakiti hati jenengan, dan selama bersosialisasi dengan masyarakat ada tutur kata dan perbuatan yang menyakiti hati jenengan, saya mohon keikhlasan jenengan semuanya untuk memaafkan kesalahan mertua saya,” kata Wali Kota Eri.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Teken MoU dengan Kejari Tanjung Perak

Ia juga menyampaikan bahwa apabila selama hidup beliau mempunyai hutang piutang, jikalah itu diikhlaskan, ia sangat menyampaikan terimakasih banyak. Namun, jika hutang piutang itu harus diselesaikan, ia berharap langsung menemuinya sebagai perwakilan pihak keluarga.

“Saya juga mohon doanya semoga mertua saya selalu diberikan tempat yang paling indah di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya dan diterima segala amal sholeh dan amal jariyahnya. Sekali lagi saya matur suwun sanget atas kehadiran dari para sederek pada hari ini,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB