Tahun 2022 Jatim Targetkan Penanaman Mangrove Capai 1.280 Hektare

- Publisher

Jumat, 10 Desember 2021 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Program Penanaman Mangrove di Pantai Duta, Kabupaten Probolinggo, Kamis (9/12/2021) /dok. Kominfo Jatim

i

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Program Penanaman Mangrove di Pantai Duta, Kabupaten Probolinggo, Kamis (9/12/2021) /dok. Kominfo Jatim


BicaraSurabaya.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan penanaman mangrove pada 2022 di Jatim mencapai 1.280 hektare. Target tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pemprov terhadap program rehabilitasi mangrove nasional sekaligus pemberdayaan bagi masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Program Penanaman Mangrove di Pantai Duta, Kabupaten Probolinggo, Kamis, (9/12/2021).

“Di tahun 2020 telah dilaksanakan penanaman mangrove di Jawa Timur seluas 1.046 Hektar dengan jumlah bibit sebanyak 4.203.200 batang. Lalu direncanakan tahun 2022, target penanaman mangrove naik menjadi 1.280 hektare,” kata Wagub Emil

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk melaksanakan program rehabilitasi mangrove di Jatim, Wagub Emil menyatakan, bahwa Pemprov Jatim melakukan berbagai upaya mitigasi perubahan iklim dan fenomena global warming. Salah satunya dengan merestorasi mangrove dengan melakukan penanaman mangrove sebanyak 881.508 batang di lahan seluas 295,62 hektar.

Baca Juga:  Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Pemprov Jatim Siapkan 2.404 Vaksinator Covid-19

Masing-masing lahannya, tersebar di enam kabupaten, yakni Kabupaten Gresik sebanyak 5 ribu batang dengan luas 1,5 hektar, Kabupaten Bangkalan sebanyak 254.479 batang dengan luas 104,49 hektar dan Kabupaten Pasuruan sebanyak 25.000 batang dengan luas 10 hektar.

Kemudian, Kabupaten Situbondo sebanyak 163.449 batang dengan luas 49,53 hektar, Kabupaten Banyuwangi sebanyak 338.580 batang dengan luas 100,1 hektar dan Kabupaten Probolinggo sebanyak 95.000 batang dengan luas 30 hektar.

Menurut dia, upaya tersebut sebagai wujud dukungan Pemprov Jatim terhadap program rehabilitasi mangrove nasional pada 2021. Pihaknya berharap upaya ini menjadi kontribusi pada target nasional untuk merehabilitasi mangrove.

“Apalagi dengan Peraturan Presiden (Perpres) tentang nilai ekonomi karbon yang sudah terbit, bisa memberikan dorongan bagi masyarakat bagaimana memenuhi kesejahteraan dengan tetap melestarikan lingkungan,” tuturnya.

Wagub Emil menilai, hutan mangrove memiliki peran penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Dalam luasan yang setara dengan hutan tropis itu, hutan mangrove mampu menyimpan karbon 3-5 kali lebih banyak.

Baca Juga:  Khofifah Minta Pemda Jatim Ganti Kembang Api dengan Doa

Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai pelindung pantai dan habitat biota yang bernilai ekonomis seperti ikan, kepiting, dan udang serta rumah bagi keanekaragaman hayati lainnya. Ekosistem mangrove yang sehat juga bisa didorong menjadi salah satu objek ekowisata yang menarik.

“Jatim punya 40 juta penduduk, luasnya terbatas, ekosistem sangat berpotensi untuk dirambah dengan cara yang tidak berkelanjutan. Inovasi akan sangat penting untuk menjaga lingkungan dan ikut berkonstruksi dalam perang dunia menangani perubahan iklim,” jelas Mantan Bupati Trenggalek tersebut.

Setelah menanam mangrove, terdapat mekanisme perawatan. Dalam konteks tersebut, tidak hanya diserahkan kepada pemerintah atau segelintir pihak saja. Tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk masyarakat.

Pemprov Jatim, kata Wagub Emil, tetap mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat, dunia usaha, serta masyarakat luas untuk meningkatkan upaya pemulihan ekosistem mangrove di Jatim.

Baca Juga:  Presiden Minta Provinsi Lain Contoh Jatim dan Sulsel Tangani Covid-19

“Semua kembali rasa memiliki kepada masyarakat. Ini bukan proyek tapi pemberdayaan masyarakat termasuk pembibitan untuk mendukung program mangrove. Jadi, Insya Allah akan berkelanjutan,” tegasnya.

Upaya rehabilitasi hutan mangrove perlu segera dipercepat dan memerlukan peran para pihak. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian. Untuk itu, program rehabilitasi mangrove melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau corporate social responsibility (CSR) sangat didukung karena penurunan emisi gas rumah kaca menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Kami berharap dengan dilaksanakannya Launching Rehabilitasi Mangrove Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/Corporate Social Responsibility menjadi awal untuk keterlibatan semua pihak dalam rangka restorasi mangrove di seluruh Indonesia termasuk di Jawa Timur,” pungkas dia. (BS02)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB