Jatim Peringkat Satu Indeks Satu Data Indonesia 2025, Skor Tembus 90

- Publisher

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok Humas Pemprov Jatim-Ist

i

Foto: Dok Humas Pemprov Jatim-Ist

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menempati peringkat pertama nasional dalam Indeks Satu Data Indonesia (SDI) 2025. Jawa Timur mencatat skor 90,13, melonjak tajam dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 76,96.

Capaian tersebut ditetapkan berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Satu Data Indonesia 2024 oleh Kementerian PPN/Bappenas, sebagaimana tertuang dalam surat Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital bernomor 25406/D.03/PP.08/12/2025 tertanggal 31 Desember 2025.

Dengan skor tersebut, Jawa Timur unggul atas sejumlah provinsi besar lain, termasuk DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Hasil ini menegaskan penguatan tata kelola data pemerintahan di Jawa Timur sebagai fondasi transformasi digital.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut capaian ini sebagai hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam memperkuat implementasi Satu Data Indonesia secara konsisten.

“Lonjakan nilai indeks ini menunjukkan penguatan tata kelola data di Jawa Timur berjalan konsisten dan memberikan hasil nyata,” ujar Khofifah.

Evaluasi Satu Data Indonesia merupakan bagian dari Prioritas Nasional 7 RPJMN 2025–2029. Penilaian dilakukan terhadap tiga domain utama, yakni kebijakan dan kelembagaan, penyelenggaraan SDI, serta kepemimpinan data (data leadership).

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 40 Ribu, Jadi Rp 2,624 Juta

Dalam penilaian tersebut, Jawa Timur mencatat kinerja kuat dan relatif merata di seluruh domain. Kenaikan skor lebih dari 13 poin dalam setahun dinilai mencerminkan lompatan kualitas pengelolaan data di lingkungan Pemprov Jatim.

Khofifah menegaskan, capaian ini bukan sekadar prestasi administratif, melainkan fondasi penting bagi pembangunan daerah berbasis data. “Transformasi digital pemerintahan membutuhkan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi agar kebijakan publik tepat sasaran,” imbuhnya.

Penguatan Satu Data Indonesia juga diharapkan berdampak langsung bagi masyarakat, mulai dari peningkatan transparansi, kemudahan akses informasi publik, hingga layanan pemerintah yang lebih responsif.

Baca Juga:  Gempa M5,5 Terjadi di Pacitan, Belum Ada Laporan Kerusak

Ke depan, Pemprov Jatim berkomitmen menjaga capaian tersebut melalui penguatan kapasitas SDM, penyempurnaan sistem pendukung, serta peningkatan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB