Camat dan Lurah di Surabaya Jemput Bola ‘Ngantor’ di Balai RW

- Publisher

Selasa, 15 Juni 2021 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kota Surabaya, Achmad Zaini | Foto: Bicara Surabaya

i

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kota Surabaya, Achmad Zaini | Foto: Bicara Surabaya


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berinovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan publik dan mengakomodir kebutuhan masyarakat. Berbagai inovasi terus bermunculan, salah satunya adalah program Camat dan Lurah yang berkantor di Balai RW.

Hal ini tidak lepas dari apa yang telah dicontohkan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Beberapa kali, orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya ini berkantor di kelurahan.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kota Surabaya, Achmad Zaini mengatakan, bahwa program berkantor di Balai RW dan RT yang dilakukan oleh Camat dan Lurah di Kota Surabaya ini terinspirasi dari apa yang sudah dilakukan Wali Kota Eri dengan berkantor di Kelurahan. Inovasi ini dilakukan sebagai bagian untuk mendekatkan pelayanan publik kepada warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini dimulai dari tauladan bapak Wali Kota Eri Cahyadi, kalau wali kota sudah bekerja di kelurahan, ini bapak ibu camat dan lurah sekarang mulai berkantor di RW bahkan di RT,” kata Zaini saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin, (14/6/2021).

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Selamatkan 2 Anak Korban Kekerasan, Siapkan Sekolah dan Trauma Healing

Demi menarik minat masyarakat, Camat dan Lurah berlomba-lomba untuk menunjukan kreativitasnya dengan memberikan sebutan program pelayanan yang unik. Salah satunya seperti yang dilakukan Kelurahan Made, mereka menamai programnya “Sambel Wak Mad” yang merupakan singkatan dari Sambang Bengi Layani Warga Kelurahan Made.

Tak mau kalah, Kelurahan Bendul Merisi menamakan program mereka “Sambel Terasi” yang merupakan singkatan dari Sambang Bengi Layanan Terpadu Bendul Merisi. Sementara Kecamatan Mulyorejo, menamai programnya dengan Camat Ngantor Nang Kampung atau disingkat “CAPUNG”.

Menurut Zaini, sebutan program pelayanan publik yang diusung oleh para Camat dan Lurah ini merupakan hasil dari kreatifitas kecamatan dan kelurahan itu sendiri. Seperti misalnya Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Lurah Wonorejo membuat istilah SIMMAS (Siap Melayani Masyarakat Sore Hari) dan masih banyak lagi. Inovasi-inovasi yang terbentuk ini berkat tauladan dari Wali Kota Eri.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Kirim Alat Berat dan Personel Bantu Evakuasi Bencana di Batu

“Ini merupakan kreatifitas atau inovasi dari kelurahan dan kecamatan. Banyak sekali teman-teman membuat inovasi ini berkat tauladan Bapak Wali Kota,” terangnya.

Tidak hanya memiliki sebutan yang unik, Zaini menjelaskan, bahwa pada praktiknya masyarakat dapat mengakses berbagai pelayanan kependudukan yang ada di kelurahan. Seperti Kelurahan Made yang melayani pengambilan E-KTP, KIA (Kartu Identitas Anak), Pelayanan Kependudukan, Pelayanan Surat Domisili Usaha, Pelayanan Informasi dan Konseling.

“Macam-macam, ada pembagian KIA, pembagian E-KTP, pembayaran PBB, pendataan pernikahan, dan masih banyak lagi,” jelasnya.

Zaini menyatakan, bahwa program berkantor di Balai RW ini digelar pada sore hingga malam hari. Hal ini sebagai bentuk perhatian Pemkot kepada masyarakat Surabaya yang tidak memiliki waktu untuk mengurus dokumen kependudukan pada siang hari karena terbentur oleh pekerjaan.

“Barangkali mengganggu aktivitas pekerjaannya, mungkin pada saat jam-jam kantor masyarakat belum bisa terlayani,” ujarnya.

Oleh karena itu, program ini dapat dinikmati oleh warga sekitar kelurahan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh masing-masing kelurahan. Seperti Gebyar Pelayanan Serentak di Kecamatan Sambikerep yang berlangsung di Balai RW 07 Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Sambikerep pada Senin, 14 Juni 2021, pukul 18.00 sampai dengan 20.30 WIB.

Baca Juga:  Ribuan Pekerja Industri Disuntik Vaksin, Wali Kota Eri Ucapkan Terima Kasih kepada Polda Jatim

Sementara itu, Siap Untuk Gerakan Ngantor Dalu “Sugeng Dalu” yang merupakan program dari Kecamatan Dukuh Pakis akan dilaksanakan pada Selasa, 15 Juni 2021, pukul 19.00 hingga 21.00 WIB di Balai RW 01, Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis.

Zaini mengungkapkan, bahwa program berkantor di Balai RW ini merupakan bentuk pelayanan ekstra yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya melalui Camat dan Lurah untuk mendekatkan pelayanan publik ke masyarakat dengan cara “menjemput bola”. Harapannya, masyarakat lebih mudah dalam mengurus administrasi kependudukan.

“Pak Wali saja mau turun ke kelurahan, maka kita sebagai anak buah beliau berinovasi untuk langsung menjemput bola di RT maupun RW,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB