Bicarasurabaya.com – Isu Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan Reshuffle kabinetnya, kembali menggelinding. Sejumlah nama menteri dikabarkan masuk dalam rencana Reshuffle tersebut.
Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengaku sama sekali tidak mengetahui soal isu Reshuffle yang akan dilakukan oleh Presiden Jokowi. Bagi dia, Reshuffle kabinet merupakan keputusan mutlak Presiden Jokowi.
“Aku engga ero (aku tidak tahu). Aku engga tahu sama sekali,” kata Mensos Risma saat ditemui di Royal Plaza Surabaya, Sabtu (17/4/2021).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait isu dirinya akan digeser ke Kementerian lain, Mensos Risma menanggapinya dengan santai. Apalagi, Risma menjadi Menteri Sosial baru empat bulan.
“Ora lah (enggak lah). Wong (orang) aku baru empat bulan (jadi Mensos), engko (nanti) tanggal 23 (April). Kok iso iku lho (kok bisa itu lho),” kata dia.
Sebagai diketahui, isu Reshuffle di lingkaran Istana berhembus usai Jokowi bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Selain itu, rencana meleburkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Riset dan Teknologi serta pembentukan Kementerian Investasi juga berhembus. Tak hanya itu, pembentukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga berencana dilakukan.
Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman membeberkan sedikit isu reshuffle kabinet tersebut ke publik. Namun, dia tak bisa mengungkapkan lebih detail, siapa dan kapan rencana reshuffle tersebut.
“Sebagai staf khusus, tentu tidak boleh mendahului Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan siapa dan kapan akan ada perombakan kabinet Indonesia Maju,” kata Fadjroel dalam video di akun Instagram resmi @fadjroelrachman, Jumat (16/4/2021).
Tetapi yang Fadjroel ketahui, rencana Presiden Jokowi meleburkan Kemendikbud dengan Riset dan Teknologi, serta pembentukan Kementerian Investasi sudah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
“Kita tidak tahu kapan Presiden akan mengisi kedua kementerian ini. Yang satu adalah pembentukan baru, Kementerian Investasi. Yang kedua adalah pengubahan (Kemendikbud dengan Riset dan Teknologi). Apakah tetap Pak Nadiem atau ada yang lain? Yang tahu hanya Presiden Joko Widodo dan Allah SWT,” kata dia. (BS02)






