Sungkem Jelang Pelantikan, Eri Cahyadi Dibekali Alfatihah Orang Tua

- Publisher

Jumat, 26 Februari 2021 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi saat sungkem kepada ibundanya/ist

i

Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi saat sungkem kepada ibundanya/ist


Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi melakukan sungkeman kepada orang tua dan mertua sebelum berangkat mengikuti prosesi pelantikan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/2/2021). Saat sungkeman itu, Eri didampingi sang istri Rini Indriyani serta kedua anaknya Alfanana Putri dan Rahmad Haidar Pasha.

Sebelum sungkeman itu, Eri melaksanakan salat Jumat di Masjid As-Salam di depan rumahnya. Mengenakan pakaian dinas upacara (DPU) berwarna putih lengkap dengan topi PDU pet yang belum ada emblem dan pangkatnya, Eri berangakt menuju rumah orang tua dan mertua pada pukul 12.55 WIB.

Tujuan pertama yang dituju Eri dan keluarga adalah rumah mertuanya yang bernama Dadang Jumena dan Suparni. Baik rumah mertua dan orang tua Eri tidak jauh dari rumah mantan Kepala Badan Perencanaan  dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya tersebut, yakni di daerah Ketintang.

Usai sungkem di rumah mertua, Eri lantas menuju ke rumah orang tua, H Urip Suwondo dan sang ibu Hj Mas Ayu Esa Aisyah. Saat sungkem, eri tidak hanya mencium tangan kedua orang tuanya, tapi juga mencium kaki ayah dan ibunya tersebut.

Saat sungkeman itu, suasana begitu terasa haru. Disaksikan keluarga besarnya, Eri sungkem terlebih dulu dilanjutkan istri dan anak-anaknya.

Setelah selesai, Eri lantas duduk bersimpuh memanjatkan doa dan surat Alfatihah yang dibacarakan orang tuanya. Surat Alfatihah yang dibacakan itu seolah menjadi bekal Eri untuk memimpin Surabaya mendatang.

Baca Juga:  Pameran Virtual Resmi Dibuka, UMKM Surabaya Bidik Pasar Dunia

Menurut Eri, kebiasaan sungkem memang sering dilakukannya sebelum berangkat bepergian. Sebab, doa restu dan ridlo orang tua sangat penting bagi kemudahan jalannya ke depan. “Doa orang tua ini sangat penting. Saya sering melakukannya. Tidak hanya kepada orang tua tapi juga mertua saya,” ungkapnya.

Saat sungkem itu, Eri mengaku mendapat pesan khusus. Yakni selalu menjaga Surabaya, tetap amanah dan jangan pernah mengutamakan kepentingan keluarga dan golongan. Semua yang dilakukan harus untuk kepentingan masyarakat.

“Mohon doanya kepada seluruh masyarakat Surabaya, ayo kita bekerja bersama-sama. Kita gotong royong bersama, insya Allah Covid-19 bisa dilewati dengan baik. Karena kita tidak sempurna. Kesempuraan hanya milik Allah SWT. Kita butuh kebersamaan untuk membangun Surabaya lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Bergerak Serentak Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Setelah dilantik, Eri mengaku akan ke Balai Kota Surabaya untuk menemui tamu undangan yang menyaksikan live pelantikan di Balai Kota. Selian itu, juga menyapa masyarakat secara zoom.

Pada hari pertama menjabat sebagai wali kota Surabaya besok, Eri mengatakan akan langsung tancap gas. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah melihat pelaksanaan donor plasma dan vaksinasi. Setelah itu baru menuju Pemkot Surabaya untuk melakukan koordinasi dengan jajaran Pemkot Surabaya.

“Mulai Senin nanti akan bertemu dengan para pejabat Pemkot Surabaya, membahas strategi apa yang akan kita lakukan. Insya Allah langsung tancap gas, karena memang sebelumnya sudah seperti itu. Saya berharap apa yang dilakukan Pemkot Surabaya bisa dirasakan manfaatnya,” pungkasnya. (BS01)

 

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB