Indonesia Dilanda Musibah, Tradisi ‘Urunan’ di Pemkot Surabaya Kembali Digalakkan

- Publisher

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Posko Peduli Bencana dibuka sejak Senin (18/1/2021) kemarin di Balai Kota Surabaya /foto: Bicara Surabaya

i

Posko Peduli Bencana dibuka sejak Senin (18/1/2021) kemarin di Balai Kota Surabaya /foto: Bicara Surabaya


Bicarasurabaya.com – Kepedulian karyawan di lingkup Pemkot Surabaya terhadap korban yang sedang tertimpa musibah bencana alam, seperti telah menjadi tradisi rutin sejak di era kepemimpinan Tri Rismaharini hingga sekarang.

Nah, bentuk kepedulian itu diwujudkan oleh para karyawan melalui ‘urunan’ atau donasi bersama seikhlasnya. Tujuannya tak lain, yakni untuk membantu meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Bahkan, untuk mengakomodir warga yang ingin mendonasikan bantuan, pemkot juga mendirikan Posko Peduli Bencana di Balai Kota Surabaya. Nantinya, bantuan yang sudah terkumpul itu akan langsung disalurkan untuk membantu para korban yang sedang dilanda musibah bencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita instruksikan membuka Posko Surabaya Peduli ini supaya kita turut membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga:  Surabaya Delapan Kali Berturut Terima Penghargaan Nirwasita Tantra

Whisnu menyatakan, Posko Surabaya Peduli Bencana ini dibuka sejak Senin (18/1/2021) kemarin. Rencananya, posko ini akan terus dibuka hingga kebutuhan bantuan di lokasi bencana sudah terpenuhi.

“Artinya kita tidak ada time limit (batas waktu) sampai kapan kita buka. Supaya bantuan itu terus mengalir ke sana,” terang dia.

Sementara untuk mekanisme penyalurannya sendiri, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Nantinya, apabila bantuan sudah terkumpul, pemkot langsung mengirimkannya ke lokasi bencana.

“Kalau bantuannya sudah terkumpul untuk bisa dikirim, ya segera kita kirimkan. Tapi posko tetap kita akan terus buka,” katanya.

Baca Juga:  Surabaya Bersolek, Pemkot Percantik Jalan Tunjungan dengan Mural
Bantuan dari para donatur terlihat mulai berdatangan pada Selasa (19/1/2021) /foto: Bicara Surabaya
Bantuan dari para donatur terlihat mulai berdatangan pada Selasa (19/1/2021) /foto: Bicara Surabaya

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki rezeki lebih agar turut serta membantu saudara-saudara yang saat ini sedang membutuhkan. Berbagai jenis bantuan baik uang, makanan, masker, atau baju layak pakai dapat disalurkan langsung melalui posko peduli bencana di Balai Kota Surabaya. Di sisi lain, donasi berupa uang juga dapat ditransfer melalui rekening Bank Jatim dengan nomor 001-7739-140, atas nama ‘Surabaya Peduli Bencana’.

“Kita sampaikan kepada seluruh warga Surabaya yang ikut peduli ingin membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah ini bisa menyampaikan bantuannya dalam bentuk apapun ke posko kita di Balai Kota Surabaya. Kita juga sudah kasihkan edaran ke semua ASN (Aparatur Sipil Negara) agar bisa menyalurkan bantuannya,” pesan dia.

Baca Juga:  Beasiswa Pemuda Tangguh Berubah, Mahasiswa Bingung Bayar UKT

Di tempat yang sama, Sekretaris BPB dan Linmas Kota Surabaya, Yusuf Masruh menambahkan, berdasarkan informasi yang ia terima, saat ini bantuan yang mendesak di lokasi bencana adalah tenda dan makanan.

“Di sana yang krusial saat ini makanan dan tenda yang dibutuhkan. Bagi warga surabaya kalau ada rezeki lebih bisa menyalurkan bantuan melalui Posko Surabaya Peduli Bencana,” kata Yusuf.

Ia mengungkapkan, hingga hari kedua dibuka, pihaknya sudah menerima bantuan berupa barang dan uang. Bantuan yang diterima ini berasal dari warga dan pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya.

“Nanti setelah ini terkumpul baik berupa uang ataupun barang bisa segera kita salurkan,” tutupnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB