Bicarasurabaya.com – Liputan potensi wisata Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang dilakukan salah media televisi swasta berhasil memenangkan Anugerah KPI 2020 (KPI Awards 2020) kategori program Wisata Budaya.
Selain penyajian programnya yang sangat bagus, wisata budaya yang menjadi obyek liputannya pun cukup menarik.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda & Olahraga, Kabupaten Sumenep, Bambang Irianto mengucapkan selamat atas Anugerah KPI 2020 yang diterima itu sebagai bukti kepedulian terhadap kelestarian budaya nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemkab Sumenep mengucapkan selamat atas prestasi yang memenangkan KPI Award 2020 kategori Program Wisata Budaya. Semoga menjadi pemicu untuk terus peduli terhadap kelestarian budaya, termasuk yang menjadi objek wisata. Sekali lagi kami ucapkan selamat,” kata Bambang melalui siaran pers yang diterima media ini, Jumat (11/12/2020).
Penyerahan KPI Awards 2020 digelar oleh Komisi Penyiaran Indonesia, Kamis (10/12/20) lalu di Jakarta, sebagai upaya memicu kreativitas insan pertelevisian dalam membuat program bermutu, khususnya yang terkait dengan “Keindonesiaan”.
Kabid Pemasaran Wisata di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda & Olahraga Fatimatus Suhra menyatakan, Pemkab Sumenep terus mendorong dan menggali tadisi lama, seni dan budaya khas masyarakat Sumenep untuk dipromosikan sebagai obyek wisata.
“Sejauh ini kunjungan wisata ke aneka ragam obyek budaya Sumenep tren-nya cenderung naik, dan kami akan terus mempromosikan melalui aneka medium hingga ke mancanegara, serta intensitas penyebaran informasi ke travel – travel wisata nasional,” kata Fatimatus Suhra.
Menurut dia, sudah banyak obyek wisata budaya di Kabupaten Sumenep yang dikunjungi wisatawan. Di antaranya, kerapan sapi, musik tong – tong, nyadar, sapi sonok, pengantin tandu, topeng dalang, hingga prosesi budaya Pengangangkatan Aria Wiraraja sebagai penguasa Sumenep oleh Kerajaan Singhasari.
Melengkapi wisata budaya, juga ada wisata religi seperti kraton sumenep, museum sumenep, asta tinggi, masjid agung, serta taman sareh. Ada pula aneka wiisata kerajinan, kuliner, serta obyek wisata alam hingga wisata buatan. (BS03/02)









