Sentra Ikan Romokalisari Diresmikan, Ini Pesan Risma kepada Pedagang dan Nelayan

- Publisher

Jumat, 11 Desember 2020 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stand pedagang di Kompleks Sentra Ikan Romokalisari Surabaya /Bicara Surabaya

i

Stand pedagang di Kompleks Sentra Ikan Romokalisari Surabaya /Bicara Surabaya


Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya meresmikan Kompleks Sentra Ikan Romokalisari di Jalan Tambak Osowilangun Surabaya, Kamis (10/12/2020). Kompleks pelelangan ikan ini menjadi salah satu destinasi wisata dan kuliner baru di Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyatakan, perpaduan antara wisata kuliner, wisata bahari dan pasar apung yang ada di Kompleks Sentra Ikan Romokalisari ini diharapkan semakin memberikan dampak positif ke warga sekitar. Terutama manfaat untuk ekonomi mereka.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga, khususnya para nelayan sekitar,” kata Risma saat peresmian, Kamis (10/12/2020).

Namun, dia juga mengajak para pedagang dan nelayan yang ada di sana agar menjaga kebersihan, baik dari sisi makanan maupun stand-stand. Harapannya, agar semakin banyak pengunjung atau wisatawan yang datang ke Surabaya.

“Kalau semakin banyak orang datang ke Surabaya, artinya kita punya pasar, maka akan semakin banyak pembeli. Jadi karena itu jangan karena ini sudah ditata bagus kemudian kita tidak menjaga kebersihan, maka orang tidak akan mau ke sini lagi,” pesan dia.

Baca Juga:  Pompa Petekan Mulai Difungsikan, Penanganan Banjir di Surabaya Kian Mudah
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau setiap spot yang ada di Sentra Ikan Romokalisari /Bicara Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau setiap spot yang ada di Sentra Ikan Romokalisari /Bicara Surabaya

Menurut Risma, modal utama untuk meningkatkan pengunjung atau pembeli adalah kebersihan. Oleh sebab itu, ia ingin agar para pedagang dapat benar-benar memperhatikan kebersihan setiap makanan yang dijual.

“Modal utama adalah bersih, termasuk makanan kita. Sekali lagi kita harus mau berubah. Berubah untuk lebih baik bukan untuk lebih jelek. Kalau sudah ada akses, artinya Tuhan telah membuka pintu kita,” ujarnya.

Presiden UCLG Aspac inipun menjelaskan, membangkitkan destinasi itu bukan hanya sekadar menyiapkan fasilitas. Tapi, bagaimana memanage pengelolaannya menjadi salah satu dorongan agar bisa menarik. Karenanya, salah satu yang bakal dilakukannya ialah menyiapkan pelatihan kepada para pedagang dan nelayan.

Baca Juga:  Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Situbondo Imbau Alumninya di Surabaya Ikuti Risma Menangkan Eri-Armuji

“Misal bagaimana mengelola masakan, karena kalau itu tidak dilakukan maka akan susah untuk menarik pembeli. Karena itu kan satu paket antara panorama, pemandangan dengan kuliner. Karena itu harus ada training-training untuk bagaimana mengolah makanan sehingga orang (pembeli) mau kembali,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB