Melalui Virtual Expo, Pelaku UMKM Jatim Dapat Mengakses Pasar Lebih Luas

- Publisher

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah saat membuka UMKM Virtual EXPO secara daring di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (16/10/2020) /hum

i

Gubernur Khofifah saat membuka UMKM Virtual EXPO secara daring di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (16/10/2020) /hum


BicaraSurabaya.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi langkah BI (Bank Indonesia) Perwakilan Jatim yang telah menginisiasi pelaku UMKM dengan membuka dan memperluas pasar ekspor. Khususnya, ke negara lain melalui UMKM Virtual EXPO.

Langkah itu dilakukan agar para UMKM bisa mengakses pangsa pasar lebih luas, lebih produktif, dan mampu memberikan peningkatan pendapatan di tengah pandemi Covid-19.

“UMKM Virtual EXPO ini merupakan inisiasi dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia yang bersinergi dengan Pemprov Jatim dan Pemerintah Kabupaten / Kota serta Kadin dalam membuka dan memperluas pasar UMKM. UMKM VIRTUAL EXPO ini diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi pengembangan pasar pelaku UMKM di Jawa Timur,” kata Gubernur Khofifah saat membuka UMKM Virtual EXPO secara daring di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (16/10/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur menjelaskan, UMKM Virtual Expo merupakan terobosan baru dalam membangun akses pasar bagi seluruh produk UMKM dari Jatim ke pasar luar negeri. Pasar UMKM, akan terbantu dengan membuka pintu dan ruang baru dalam memasarkan hasil produksinya.

Baca Juga:  Khofifah Silaturahmi ke Wali Kota Eri, Cocokkan Pikiran Soal Pengembangan UMKM

“Peran BI dalam menginisiasi UMKM Virtual Expo menjadi bagian penguatan sinergitas, kolaborasi dan sinergi dari seluruh inovasi bupati dan wali kota, saat ini khusus bagi wilayah di eks karesidenan Madiun,” jelasnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyebut, berkat peran BI, UMKM Virtual EXPO bisa membangun akses diaspora Indonesia di luar negeri. Ada tiga diaspora yang bekerja sama dengan Jatim dalam memasarkan produk UMKM dari Jatim. Yaitu Diaspora Indonesia di Qatar, Mesir dan Afrika Selatan.

“Support dan inisiasi pagi ini sangat luar biasa. Besar harapan kepada Diaspora Indonesia di luar negeri agar bisa membantu membangun akses pasar bagi produk UMKM kita,” imbuhnya.

Mantan Mensos RI ini menuturkan, selama ini ada beberapa kendala yang dialami UMKM saat melakukan ekspor. Misalnya, terkendali proses perizinan, sertifikasi, dokumen ekspor dan proses pembayaran.

“Hal semacam itu yang diharapkan ke depan dengan adanya diaspora di negara tujuan ekspor bisa mempermudah dan memberikan informasi agar bisa diakses oleh para UMKM yang akan melakukan ekspor,” tambahnya.

Baca Juga:  Dua Tahun Terakhir, Realisasi Investasi di Jatim Terus Terdongkrak Naik

Menurut dia, di masa pandemi Covid-19 ini UMKM Jatim secara konsisten diberikan bantuan melalui berbagai program oleh pemerintah baik pusat maupun provinsi. Bantuan tersebut diberikan mulai dari hibah Banpres PUM, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dan dagulir dan sebagainya. Diharapkan, bantuan tersebut dapat menggerakan roda ekonomi UMKM di Jatim.

“Artinya, dengan kolaborasi antara pemerintah, BI dan Diaspora maka menjadi pintu pembuka harapan baru bagi pelaku UMKM Jatim untuk bisa memperluas pasar khususnya perdagangan antar negara,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Difi Ahmad Johansyah menyampaikan, bahwa peran UMKM di negara berkembang sangat signifikan, khususnya bagi perekonomian. Satu tahun lalu, BI bersama dengan beberapa daerah sudah memulai bisnis matching untuk menyambungkan pasar Jatim dengan luar negeri, yakni Singapura dan Malaysia.

Hasilnya, dari dua negara tersebut, sudah ada beberapa UMKM yang sudah tersambung kerjasamanya. Hal ini menunjukkan ada permintaan dari hasil produksi UMKM Jatim dari pasar luar negeri. Dari situ, ada ide untuk membawa beberapa produk UMKM Jatim bisa diminati Diaspora Indonesia di luar negeri.

Baca Juga:  Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Jadi Plt Gubernur BI

“Setahun terakhir, kami sudah berkomunikasi dengan Diaspora Indonesia di luar negeri agar mau menjadi partner dagang dari pengusaha UMKM di Jatim. Sudah dimulai Malaysia dan Singapura, dan selanjutnya sudah menyambungkan UMKM Kediri dengam Belanda dan Australia,” kata Difi.

Ia menyebut, saat ini ada tiga Diaspora di Qatar, Afrika Selatan dan Mesir yang siap menyambung kerjasama. Diharapkan ada tanda tangan MoU dan perjanjian dagang dengan tujuan bisa membuka peluang produk UMKM masuk ke pasar negara tersebut.

“Semua produk silahkan dilakukan ekspor. Misal ekspor peyek dan lodho silahkan saja selama menghasilkan devisa dan membuka lapangan kerja. Dengan adanya diaspora membuka potensi pasar yang sangat besar,” ungkapnya. (BS02)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB