Meski Fokus Menangani Pandemi, Program Imunisasi Anak Sekolah Tetap Berjalan

- Publisher

Selasa, 13 Oktober 2020 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Imunisasi pelajar di sekolah sebelum pandemi Covid-19 /Ist

i

Dok. Imunisasi pelajar di sekolah sebelum pandemi Covid-19 /Ist


BicaraSurabaya.com – Meski Pemkot Surabaya tengah fokus memutus mata rantai penyebaran Covid-19, namun berbagai program lain pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Salah satunya adalah program pelaksanaan imunisasi anak di sekolah.

“Program itu tetap harus dilakukan untuk menjaga kekebalan tubuh bagi siswa Sekolah Dasar (SD) sederajat,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, di kantornya, Selasa (13/10/2020).

Namun, Febri menyebut, karena masih di masa pandemi, maka pelaksanaan imunisasi di tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Pelaksanaanya dibagi menjadi beberapa shift setiap sesinya.

“Jadi mekanismenya, siswa akan dijadwalkan oleh gurunya. Setiap sesi ada 15 siswa yang diimunisasi. Setelah 15 siswa itu selesai, baru kemudian sesi berikutnya,” sebut dia.

Imunisasi yang digelar rutin setiap Bulan Oktober dan November ini akan berlangsung mulai besok, Rabu (14/10/2020). Setiap harinya, petugas puskesmas di Kota Pahlawan secara serentak berkeliling di masing-masing sekolah sesuai dengan wilayahnya. “Jadi kami mulai besok serentak. Sudah ada jadwalnya,” kata Febri.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Koneksikan Kembali Hitech Mall dengan Gedung Kesenian

Menurut Febri, di bulan Oktober ini jenis imunisasinya yakni Measles Rubella (MR) dan Human Papiloma Virus (HPV). Dua jenis imunisasi itu jumlah sasarannya mencapai 43.688 anak.

“Sementara untuk pelaksanaan November jenis imunisasinya yakni Difteri Tetanus (DT) dan Tetanus Difteri (TD). Kalau yang ini ada tambahan kelas 2 SD,” ungkapnya.

Ia berharap, pelaksanaan imunisasi ini dapat berjalan dengan tetap disiplin protokol kesehatan. Makanya, pihaknya juga mengimbau kepada para guru agar turut serta memantau siswa-siwinya dalam pelaksanaannya nanti.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Buka Sayembara Desain Sontoh Laut, Simak Cara Pendaftarannya!

“Biasanya kan anak-anak kalau sudah lama tidak ketemu kangen sama temannya. Tapi itu tetap harus terus dijaga. Dan satu lagi anak-anak wajib menggunakan masker,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB