Sejumlah Fasilitas Publik Dirusak Oknum Pendemo, Risma Turun Tangan

- Publisher

Kamis, 8 Oktober 2020 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Jaket hitam) saat memarahi salah satu pendemo | Ist

i

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Jaket hitam) saat memarahi salah satu pendemo | Ist


Bicarasurabaya.com – Menaiki sepeda motor listrik, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memantau langsung kondisi di Jalan Gubernur Suryo hingga Jalan Simpang Dukuh Surabaya, Kamis (8/10/2020) malam.

Ini dilakukannya usai ratusan massa menggelar aksi demo penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam aksi yang digelar sejak pukul 10.00 WIB hingga petang itu, menyebabkan puluhan fasilitas publik rusak. Massa aksi bahkan sempat merobohkan pagar depan Gedung Negara Grahadi.

Dalam penanganan kondisi di kawasan ini, Risma berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Ia juga sempat terlihat berdialog dengan beberapa peserta unjuk rasa yang masih bertahan.

“Saya sudah susah payah bangun kota ini, kenapa kalian rusak?,” kata Risma saat berbicara dengan beberapa pemuda yang mengaku berasal dari luar Surabaya.

Saat ini, seluruh OPD Pemkot Surabaya melakukan gerak cepat melakukan pembenahan terhadap fasilitas umum yang rusak.

Baca Juga:  Kasatpol PP Nyatakan Tidak Ada Pemukulan dalam Proses Penghalauan PKL Pedestrian Keputran

Beberapa alat berat diturunkan agar Kota Surabaya kembali pulih seperti sedia kala. Puluhan petugas dari beberapa dinas juga terlihat terjun di jalanan untuk melakukan penataan dan pembersihan. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB