Pemkot Surabaya Dampingi Dua Keluarga dalam Kasus Bocah Disabilitas Tewas

- Publisher

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya memberikan pendampingan kepada keluarga bocah penyandang disabilitas yang meninggal dunia di kawasan Rungkut. Pendampingan juga diberikan kepada keluarga anak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati, mengatakan pendampingan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan perlindungan anak, baik bagi keluarga korban maupun keluarga anak yang diduga terlibat.

“Sudah kami dampingi dua-duanya. Keluarga korban membutuhkan pendampingan, begitu juga keluarga anak yang diduga terlibat karena mereka juga masih anak-anak,” kata Ida, Senin (19/10/2026).

Ida menjelaskan, pendampingan terhadap keluarga korban diberikan untuk membantu mereka menghadapi situasi sulit setelah peristiwa tersebut. Sementara itu, penanganan terhadap anak yang diduga terlibat dilakukan melalui koordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait.

Menurut Ida, anak tersebut saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur untuk pemeriksaan dan pendalaman kondisi psikologis. Penanganan selanjutnya akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan serta rekomendasi tenaga profesional.

Baca Juga:  Emas Antam Menguat Rp 5.000 Jadi Rp 2,814 Juta/Gram, Buyback Ikut Naik

Ia menegaskan, pendampingan terhadap anak tidak mengesampingkan proses hukum yang berjalan. Penanganan kasus harus tetap memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak dan kebutuhan perlindungan keluarga korban.

“Koordinasi lintas sektor diperlukan agar proses pendampingan berjalan seiring dengan penanganan kasus oleh aparat berwenang,” ujarnya.

Selain pendampingan, Pemkot Surabaya juga memperkuat upaya pencegahan kekerasan dan perundungan terhadap anak. Edukasi dilakukan melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), layanan di balai RW, serta sosialisasi di sekolah dan lingkungan masyarakat.

Baca Juga:  Eri Minta ASN Surabaya Tak Terpaku Desil, Verifikasi Bansos Turun ke RT/RW

Edukasi tersebut menyasar anak, orang tua, dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pola pengasuhan, pengawasan anak, serta pentingnya mengenali dan mencegah perundungan sejak dini.

Ida mengajak masyarakat tidak mengabaikan indikasi kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar. Menurutnya, keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

“Jika menemukan indikasi kekerasan atau perundungan, kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkannya agar bisa ditangani sejak dini,” pungkasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah
Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru
14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang
Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Polda Jatim Terjunkan Pasukan BKO, Fokus Padamkan Karhutla di 9 Wilayah
92 Titik Panas Terdeteksi di Tahura R Soerjo, Khofifah Minta Relawan Waspada
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 10.000, 1 Gram Jadi Rp 2,554 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:01 WIB

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Coach Bernarno Tavares memberikan instruksi saat latihan jelang laga Persebaya . (Foto: dok Persebaya.id)

Bicara Sepakbola

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:45 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicara Publik

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:03 WIB

(Foto: Ilustrasi emas Antam/BS)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:45 WIB

terpidana kasus penipuan Nunik Indah Rini ditangkap tim Kejaksaan Negeri (kejari) Surabaya saat makan siang di Surabaya usai menjadi buronan 14 tahun. (Foto: Kejari Surabaya)

Bicara Kota

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:01 WIB

Foto: dok DP3APPKB Kota Surabaya

Bicara Kota

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:43 WIB