Bicarasurabaya.com – Polda Jawa Timur (Jatim) mengirim sejumlah personel Bawah Kendali Operasi (BKO) untuk memperkuat pengamanan MotoGP Mandalika 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Personel Ditpamobvit hingga Ditlantas turut diterjunkan.
MotoGP Mandalika 2026 atau Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, pada 9-11 Oktober 2026. Pengamanan mulai diperketat sejak rangkaian acara berlangsung Kamis (8/10).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan personel yang dikirim bersifat bantuan. Komando utama pengamanan tetap berada di bawah Polda NTB.
“Personel Polda Jatim sengaja dikirim untuk mempertebal kekuatan pengamanan yang lini utamanya dikomandoi oleh Polda NTB selama gelaran MotoGP Mandalika berlangsung,” ujar Jules.
Personel Ditpamobvit yang diterjunkan memiliki kemampuan khusus sebagai operator peralatan pengamanan. Mereka menguasai pengoperasian kendaraan khusus (ransus) X-Ray Mobile, X-Ray Scanner, hingga pengamanan pintu detektor atau Secdoor.
Polda Jatim juga mengirim sejumlah armada untuk mendukung pengamanan selama ajang balap motor internasional tersebut.
Selain sterilisasi dan pengamanan lokasi, personel Ditlantas ikut diperbantukan untuk mengawal pergerakan tamu VVIP.
“Kami juga memperbantukan personel pada fungsi lalu lintas khusus untuk pengawalan VVIP,” kata Jules.
Menurutnya, pengawalan tersebut diperlukan untuk memastikan pergerakan logistik dan tamu negara selama rangkaian MotoGP berjalan aman dan lancar.
Sejumlah pembalap papan atas telah tiba di Lombok menjelang balapan. Mereka antara lain Marc Marquez, Francesco Bagnaia, Jorge Martin, Enea Bastianini, dan Toprak Razgatlioglu.
Dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, juga telah berada di Lombok untuk mengikuti rangkaian balapan. (BS/za)










