3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

- Publisher

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

i

Foto: Ist

Bicarasurabaya.com – Tiga korban ledakan rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, menjalani operasi setelah mengalami luka bakar hingga 25 persen. Ketiganya kini masih mendapat perawatan dan pemantauan intensif di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Cita Rosita Sigit Prakoeswa mengatakan ketiga korban mengalami luka bakar sekitar 20-25 persen. Luka terdapat pada bagian wajah, kepala, leher, dada hingga anggota gerak.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Naik Rp 28.000, Kini Rp 2,94 Juta per Gram

Tim medis juga mencurigai ketiganya mengalami trauma inhalasi atau blast injury akibat ledakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim medis mencurigai adanya inhalasi atau blast injury,” kata Cita dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).

Ketiga korban terdiri dari satu perempuan dan dua laki-laki. Pasien perempuan diterima di IGD RSUD Dr Soetomo sekitar pukul 10.00 WIB, sedangkan dua pasien laki-laki tiba sekitar pukul 11.45 WIB pada Selasa (6/10).

Baca Juga:  Kelalaian Saat Mengelas, Empat Mobil Rongsokan di Surabaya Ludes Terbakar

Ketiganya langsung menjalani operasi pada hari yang sama.

Setelah operasi, ketiga pasien dipindahkan ke Ruang Observasi Intensif (ROI) pascaoperasi. Mereka dipantau secara ketat, terutama perkembangan luka bakar, fungsi pernapasan, dan kondisi umum.

Cita mengatakan kondisi pasien akan terus dipantau sesuai perkembangan medis.

“Informasi mengenai kondisi pasien akan terus diperbarui sesuai perkembangan medis dan tetap memperhatikan ketentuan mengenai kerahasiaan informasi pasien,” ujarnya.

Ledakan terjadi di rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi, kawasan ruko San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, pada Selasa (6/10) pagi.

Baca Juga:  Sah! Aturan WFH Tiap Juamt Bagi ASN Surabaya Mulai Berlaku

Ledakan diduga berkaitan dengan kebocoran pipa tabung LPG 50 kilogram. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah bangunan ruko dan rumah di sekitar lokasi serta kendaraan mengalami kerusakan. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB