P-APBD Surabaya 2026 Naik Rp151,63 Miliar, Pendidikan dan Banjir Jadi Prioritas

- Publisher

Jumat, 11 September 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APBD Perubahan Surabaya 2026 Tembus Rp12,88 Triliun. (Foto: Diskoimfo Surabaya)

i

APBD Perubahan Surabaya 2026 Tembus Rp12,88 Triliun. (Foto: Diskoimfo Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya menyepakati Raperda Perubahan APBD (P-APBD) 2026. Dalam perubahan anggaran tersebut, belanja daerah bertambah Rp151,63 miliar menjadi Rp12,88 triliun.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama Wali Kota Surabaya dan pimpinan DPRD Surabaya dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Kamis (10/9/2026).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan tambahan dan penyesuaian anggaran dilakukan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Dua sektor yang menjadi perhatian antara lain pendidikan dan penanganan banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah hari ini sudah disahkan oleh DPRD. Ada beberapa penyesuaian terkait dengan volume-volume yang ada di masyarakat,” kata Eri usai rapat paripurna.

Baca Juga:  Warga Surabaya Kini Bisa Bayar PKB dan PBB Saat CFD

Eri mencontohkan penyesuaian anggaran pendidikan melalui program beasiswa. Pemkot sebelumnya mengalokasikan anggaran untuk 24 ribu penerima beasiswa. Namun, berdasarkan evaluasi, penerima yang terealisasi sekitar 13 ribu orang.

Sisa anggaran tersebut kemudian dialihkan untuk kebutuhan pendidikan lainnya.

“Ketika beasiswa kita anggarkan untuk 24.000 penerima, ternyata ada sekitar 13.000. Maka anggaran lainnya kita manfaatkan kembali untuk pendidikan, di bidang yang sama tapi tidak dalam hal untuk beasiswa,” ujarnya.

Menurut Eri, penyesuaian anggaran diperlukan agar dana yang tersedia tidak mengendap dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemkot dan DPRD fokus untuk yang memang tidak mampu. Yang mampu ya ayo gotong royong seperti Pancasila,” katanya.

Baca Juga:  Bawang Putih Turun, Cabai dan Daging Ayam Kampung Naik

Selain belanja, pendapatan daerah dalam P-APBD 2026 juga meningkat Rp114,089 miliar. Pendapatan naik dari Rp10,898 triliun menjadi Rp11,013 triliun.

Kenaikan tersebut terutama berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) dan komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah.

PAD naik sekitar Rp1,809 miliar dari Rp8,198 triliun menjadi Rp8,199 triliun. Sementara pendapatan transfer tidak berubah, yakni Rp2,64 triliun.

Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah meningkat Rp112 miliar, dari Rp60,399 miliar menjadi Rp173,398 miliar.

Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan bertambah Rp26,946 miliar menjadi Rp1,883 triliun. Sebaliknya, pengeluaran pembiayaan turun Rp10,60 miliar menjadi Rp13,39 miliar.

Baca Juga:  Arah Masuk Kota Padat Ada Demo Ojol, Polisi Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif

Dengan perubahan tersebut, pembiayaan neto ditetapkan sekitar Rp1,8 triliun, sedangkan Silpa setelah perubahan ditetapkan Rp0.

Eri mengapresiasi DPRD Surabaya yang turut memberikan masukan selama pembahasan P-APBD 2026.

“Atas nama Pemerintah Kota Surabaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Surabaya atas saran dan masukan,” tuturnya.

Ia berharap perubahan APBD tersebut tidak hanya menjadi penyesuaian angka dalam dokumen anggaran, tetapi benar-benar berdampak pada kebutuhan warga.

“Semoga penyusunan Raperda ini dapat memberi manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kota Surabaya,” pungkas Eri. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB