Aparat di Surabaya Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

- Publisher

Sabtu, 14 November 2020 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel kesiapsiagaan bencana berlangsung di Halaman Balai Kota Surabaya /Ist

i

Apel kesiapsiagaan bencana berlangsung di Halaman Balai Kota Surabaya /Ist


Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya bersama jajaran TNI dan Polri menggelar apel kesiapsiagaan bencana di Balai Kota Surabaya, Jumat (13/11/2020) sore. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Selain menggelar apel, Risma juga menyempatkan waktu meninjau langsung alat-alat kesiapsiagaan bencana yang dipajang di halaman Balai Kota Surabaya.

Bahkan, jajaran Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) Surabaya ini juga menyempatkan waktu meninjau salah satu posko yang berada di Sentra Ikan Bulak (SIB), Kecamatan Bulak, Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Risma menyampaikan, bahwa sebenarnya setiap tahun dia selalu rutin menggelar apel kesiapsiagaan semacam itu. Namun, kali ini sesuai prediksi BMKG maupun BNPB dinilai cukup berat.

Baca Juga:  Langkah Taktis Wali Kota Eri Atasi Banjir Kiriman di Surabaya Barat

“Karena itu, kami mohon kepada semuanya saja, terutama petugas-petugas yang ada di pos-pos, harus selalu siaga,” kata Risma dalam sambutannya.

Ia berharap kepara petugas ketika di lapangan agar selalu menghindari serta mengingatkan rekan-rekannya dan warga untuk tidak berteduh di bawah pohon. Yang paling penting pula, jangan sampai memegang tiang listrik dan tiang PJU.

“Kita juga harus selalu mengingatkan warga yang ada di tepi sungai untuk tidak berada di sungai ataupun mandi di sungai, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi saat itu. Kita harus selalu mengingatkan warga terutama anak-anak,” ujarnya.

Baca Juga:  Keluar Masuk Perumahan, Risma Imbau Warga Kembali Disiplin Protokol Kesehatan

Presiden UCLG Aspac ini juga menjelaskan bahwa warga yang ada di pesisir pantai atau para nelayan, mungkin satu minggu ini akan terasa berat. Karena, para nelayan itu tidak bisa berlayar akibat ombaknya yang cukup tinggi dan gelombangnya cukup tinggi pula. “Saya juga sudah ingatkan untuk tidak berlayar dulu sementara waktu,” ujarnya.

Karenanya, dia telah menyiapkan training apabila sewaktu-waktu ada bencana gempa bumi di Kota Surabaya. Seperti, apa yang harus dilakukan ketika berada di rumah.

“Kalau tiba-tiba ada bencana gempa bumi, kalau sedang berada di rumah, kita harus berlindung di bawah meja atau kalau bisa keluar dari rumahnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi, kita harus lari ke tempat yang lebih tinggi,” tegasnya.

Baca Juga:  Mensos Risma Bakal Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Penembakan KKB di Papua

Meski Surabaya tidak dilewati jalur gempa bumi, tapi ia berharap warga harus tetap waspada. Sebab, jika dia hitung, nanti tetap akan berpengaruh pada pesisir Kota Surabaya.

“Oleh karena itu, kita harus tetap waspada dan mari kita semua siaga sambil kita memohon kepada Tuhan, meminta perlindungan dan meminta ampun segala kesalahan yang pernah kita lakukan,” ujarnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB