BMKG Minta Warga Tak Panik, Tetap Waspada Potensi Gempa di Jatim

- Publisher

Rabu, 9 September 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: BMKG

i

Foto: BMKG

Bicarasurabaya.com – BMKG meminta masyarakat Jawa Timur tidak panik menyikapi informasi mengenai sesar aktif yang melintas di sejumlah wilayah. Warga justru diminta tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa.

Plh Deputi Geofisika sekaligus Deputi Klimatologi BMKG Ardhasena mengatakan, hingga saat ini gempa bumi belum dapat diprediksi kapan akan terjadi. Karena itu, informasi mengenai sesar aktif tidak seharusnya memicu kepanikan.

“Masyarakat diimbau untuk tenang dan tetap waspada,” kata Ardhasena dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (9/9/2026).

BMKG sebelumnya memetakan sejumlah jalur sesar aktif di Jawa Timur berdasarkan kajian Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen). Jalur tersebut antara lain Sesar Java Back-arc thrust Surabaya, Sesar Pasuruan, serta Sesar RMKS-Baliga dan RMKS-Somorkoneng di Bangkalan.

Potensi magnitudo maksimum dari sesar-sesar tersebut mencapai M 6,7. Sesar Java Back-arc thrust Surabaya memiliki potensi M 6,7, Sesar Pasuruan M 6,4, sedangkan Sesar RMKS-Baliga dan RMKS-Somorkoneng masing-masing M 6,7 dan M 6,5.

Namun, angka potensi tersebut tidak berarti gempa dengan kekuatan tersebut akan segera terjadi. Waktu terjadinya gempa belum dapat diprediksi.

Baca Juga:  Sebagian Wilayah Jawa Timur Cerah, Beberapa Kota Berpotensi Hujan Ringan

Ardhasena meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan menjadikan kanal resmi BMKG sebagai rujukan.

Di sisi lain, kewaspadaan dapat diwujudkan dengan melakukan mitigasi sejak dini. Masyarakat dapat memastikan bangunan tempat tinggal lebih aman terhadap gempa, menata interior agar tidak mudah membahayakan penghuni, serta mengetahui rambu dan jalur evakuasi.

Latihan evakuasi secara mandiri juga penting agar masyarakat tidak kebingungan ketika terjadi gempa.

Baca Juga:  Dewan Kebudayaan Surabaya Diminta Hidupkan Seni Tiap Akhir Pekan

“Peta bahaya gempa dapat menjadi landasan ilmiah untuk rancangan tata ruang dan pembangunan infrastruktur tahan gempa,” ujarnya.

Menurut Ardhasena, keberadaan informasi mengenai sesar aktif justru penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat tidak perlu takut, tetapi perlu memahami risiko dan mengetahui langkah yang harus dilakukan.

BMKG pun mengingatkan warga agar tetap tenang, waspada, serta mengandalkan informasi resmi ketika terjadi perkembangan terkait aktivitas gempa. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB