Tol Japek hingga Probowangi Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat

- Publisher

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- Pemerintah menyiapkan empat ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI Angkatan Udara (AU).  (Foto: @kementerianpu)

i

- Pemerintah menyiapkan empat ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI Angkatan Udara (AU). (Foto: @kementerianpu)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah menyiapkan empat ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI Angkatan Udara (AU). Selain melayani lalu lintas harian, ruas-ruas tersebut juga dirancang untuk mendukung operasi pertahanan negara dalam situasi darurat.

Empat ruas tol yang dimaksud meliputi Tol Banda Aceh-Sigli, Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), dan Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi).

Dalam kondisi normal, seluruh ruas tetap beroperasi sebagai jalan tol. Namun, pada kondisi tertentu, jalan tersebut dapat dialihfungsikan menjadi landasan pendaratan maupun lepas landas pesawat tempur.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan, konsep pemanfaatan jalan tol sebagai landasan darurat telah dibuktikan melalui uji coba di ruas Tol Terpeka pada 11 Februari 2026.

Pada uji coba tersebut, dua pesawat tempur TNI AU, yakni EMB-314 Super Tucano dan F-16, berhasil melakukan pendaratan di ruas tol. Momen itu menjadi uji coba perdana pemanfaatan jalan tol sebagai landasan darurat pesawat tempur di Indonesia.

Baca Juga:  Jatim Jadi Provinsi dengan Sekolah Rakyat Terbanyak di Indonesia

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemanfaatan jalan tol tersebut menunjukkan bahwa infrastruktur nasional dapat memiliki fungsi ganda, tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan nasional.

“Pemanfaatan ruas tol sebagai landasan darurat menunjukkan infrastruktur memiliki fungsi ganda, tidak hanya untuk mobilitas dan logistik, tetapi juga mendukung kesiapsiagaan nasional,” kata Dody, dikutip dari unggahan resmi Kementerian PU, Sabtu (25/7/2026).

Ke depan, konsep infrastruktur multifungsi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pembangunan infrastruktur sipil dan kebutuhan pertahanan, tanpa mengganggu fungsi utama jalan tol sebagai jalur transportasi masyarakat. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB