Cegah Genangan, Pemkot Surabaya Kebut Pembangunan 8 Rumah Pompa Baru

- Publisher

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya menambah delapan rumah pompa baru pada 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pengendalian banjir dan genangan di berbagai wilayah kota. Pembangunan ditargetkan rampung sebelum musim hujan tiba.

Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Adi Gunita, mengatakan delapan rumah pompa itu akan dibangun di sejumlah titik strategis. Dari total proyek tersebut, enam di antaranya telah menyelesaikan proses lelang, sementara dua lainnya masih dalam tahap pengadaan.

Baca Juga:  Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak, Buyback Justru Naik

“Yang masih proses lelang berada di kawasan Gereja Bethany dan Jalan Panjang Jiwo. Selebihnya sudah selesai,” ujar Adi dal keterangannya yang dikutip, Sabtu (9/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Adi, proyek pembangunan ditargetkan mulai dikerjakan pada bulan ini setelah proses lelang tuntas. Pemkot Surabaya menargetkan seluruh rumah pompa dapat selesai pada Oktober 2026 agar siap beroperasi sebelum curah hujan meningkat.

“Kita harapkan semuanya selesai sebelum musim hujan datang,” katanya.

Baca Juga:  Emas Antam Melemah, Harga Hari Ini Jadi Rp 2,765 Juta

Adi menjelaskan, spesifikasi teknis rumah pompa tahun ini tidak banyak berubah dibanding pembangunan tahun sebelumnya. Namun, Pemkot memberi perhatian khusus pada rekam jejak kontraktor pelaksana.

Kontraktor yang masuk daftar hitam akibat keterlambatan proyek rumah pompa tahun lalu dipastikan tidak dapat mengikuti lelang tahun ini. Menurut Adi, terdapat dua kontraktor yang sebelumnya menangani proyek rumah pompa di Jalan Ahmad Yani dan Tengger Kandangan yang kini diblokir dari proses pengadaan.

Baca Juga:  Kasus OTT Wali Kota Madiun, KPK Sita Bukti dari Rumah Kadis

“Kontraktor yang sudah di-blacklist tahun lalu tidak bisa ikut lagi dalam pengadaan,” tegasnya.

Penambahan rumah pompa ini menjadi salah satu langkah Pemkot Surabaya memperkuat sistem drainase kota, terutama untuk mengurangi risiko genangan saat hujan dengan intensitas tinggi. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB