Cegah Radikalisme Sejak Dini, Surabaya Kolaborasi Dengan Densus 88

- Publisher

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya Gandeng Densus 88 Edukasi Orang Tua Cegah Radikalisme Anak. (Foto: dok Diskominfo)

i

Surabaya Gandeng Densus 88 Edukasi Orang Tua Cegah Radikalisme Anak. (Foto: dok Diskominfo)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng Densus 88 Antiteror Polri untuk memberikan edukasi kepada orang tua dan siswa pada tahun ajaran baru 2026/2027. Program ini difokuskan untuk mencegah anak terpapar paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, hingga terorisme, terutama melalui ruang digital.

Program tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai menerima penghargaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diserahkan Kasatgaswil Jawa Timur Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Samsul Priasmoro di Balai Kota Surabaya, Rabu (8/7/2026).

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Bakal Luncurkan Aplikasi E-Peken, Berdayakan UMKM dan Toko Kelontong

Eri mengatakan kolaborasi dengan Densus 88 akan diperkuat seiring dimulainya tahun ajaran baru. Sasaran program tidak hanya siswa, tetapi juga para orang tua sebagai garda terdepan dalam pengasuhan anak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat tahun ajaran baru dimulai, kami akan bersinergi dengan Densus 88 memberikan edukasi kepada orang tua dan peserta didik,” kata Eri.

Untuk mendukung program tersebut, Eri telah meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) memfasilitasi pelaksanaan edukasi di sekolah-sekolah.

Baca Juga:  Geger Sahur di Surabaya: Piton 2,5 Meter Ditemukan di Gorong-gorong

Materi akan disampaikan langsung oleh personel Densus 88. Salah satu fokusnya adalah membekali orang tua agar mampu mendampingi aktivitas digital anak, termasuk memahami penggunaan gawai dan potensi paparan konten berbahaya di internet.

Selain literasi digital, edukasi juga akan menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga. Menurut Eri, hubungan yang erat antara orang tua dan anak menjadi benteng utama untuk mencegah masuknya paham radikal.

Baca Juga:  Viral Podcast Kritik Khofifah dan Eri Cahyadi dengan Kata Kasar

“Orang tua perlu membangun komunikasi dan deep talk dengan anak. Kedekatan keluarga menjadi kunci agar anak tidak mudah terpengaruh paham yang menyimpang,” ujarnya.

Melalui program tersebut, Pemkot Surabaya berharap sekolah dan keluarga dapat berkolaborasi menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus memperkuat karakter anak sejak dini, sehingga risiko paparan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, maupun terorisme dapat dicegah.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB