Foto Jukir Dipasang di Rambu Parkir Digital, Warga Bisa Cek Petugas Resmi

- Publisher

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengantisipasi juru parkir (jukir) liar, Dinas Perhubungan Surabaya memasang foto jukir resmi di rambu jukir. (Foto: Dishub Surabaya)

i

Mengantisipasi juru parkir (jukir) liar, Dinas Perhubungan Surabaya memasang foto jukir resmi di rambu jukir. (Foto: Dishub Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Foto juru parkir (jukir) kini mulai dipasang di rambu parkir digital Tepi Jalan Umum (TJU) di Surabaya. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat mengenali petugas resmi sekaligus mencegah praktik parkir ilegal.

Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya mulai memasang identitas petugas parkir di sejumlah titik parkir digital. Melalui sistem tersebut, pengguna jasa parkir dapat mencocokkan petugas yang bertugas dengan foto yang tertera di lokasi.

Pelaksana Tugas Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan pemasangan foto menjadi bagian dari program digitalisasi parkir yang saat ini terus diperluas.

“Kami ingin layanan parkir semakin transparan. Warga bisa langsung mengecek apakah petugas yang bertugas sesuai dengan identitas yang terpasang,” kata Trio, Rabu (3/6/2026).

Untuk mempercepat pemasangan, Dishub membentuk lima tim yang diterjunkan ke wilayah Surabaya Timur, Utara, Pusat, Selatan, dan Barat. Petugas melakukan pendataan, pemotretan, pencetakan, hingga pemasangan foto di lokasi parkir digital.

Menurut Trio, keberadaan foto tersebut sekaligus menjadi sarana pengawasan oleh masyarakat. Jika petugas yang menarik retribusi tidak sesuai dengan identitas pada rambu, warga diminta melapor melalui layanan 112 atau kanal pengaduan Dishub.

Baca Juga:  Update Keracunan MBG Sidoarjo: 500 Santri Ditangani 8 Rumah Sakit

Dishub menargetkan pemasangan foto dilakukan di seluruh 819 titik parkir digital yang tersebar di Surabaya. Program ini juga diharapkan dapat menekan penyalahgunaan atribut jukir sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem parkir digital.

Selain itu, warga didorong memanfaatkan pembayaran non-tunai agar digitalisasi parkir berjalan lebih efektif. Sebab, pengawasan petugas dan transaksi digital menjadi dua komponen utama dalam menciptakan layanan parkir yang lebih transparan dan akuntabel.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB